Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Pengembangan Indicator Strip Berbasis Polimer Polymethylmethacrylate (PMMA) Untuk Pemeriksaan Paracetamol Dalam Jamu


Praktik ilegal untuk meningkatkan efek analgesik dari jamu banyak ditemukan di Indonesia. Salah satu dari obat analgesik yang sering disalahgunakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021151000028Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3101
    Penerbit Fak. Farmasi Unpad : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3101
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Praktik ilegal untuk meningkatkan efek analgesik dari jamu banyak ditemukan di Indonesia. Salah satu dari obat analgesik yang sering disalahgunakan adalah parasetamol. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu indicator strip berbasis polymethylmethacrylate yang dapat digunakan untuk mendeteksi parasetamol di dalam sediaan jamu. Indicator strip berbahan dasar polymethylmethacrylate (PMMA) dibuat dengan metode reagent blending. Polimer PMMA dicampurkan dengan feri klorida (FeCl3), folin-ciocalteu, dan nessler. Konsentrasi PMMA dibuat bervariasi dengan variasi perbandingan pelarut dan reagen. Hasil pengujian menunjukkan batas deteksi dan stabilitas indicator strip feri klorida adalah 2,55 mg/ml dan stabil hingga 56 hari, indicator strip folin adalah 4,05 mg/ml dan stabil hingga 62 hari, dan indicator strip nessler adalah 4,01 mg/ml dan stabil hingga 62 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indicator strip ini dapat dikembangkan ke tahap komersil demi keamanan konsumen.

    Kata kunci: Jamu, Parasetamol, Polymethylmethacrylate (PMMA), Indicator strip, Feri klorida, Folin-ciocalteu, Nessler
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi