<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11979">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Konservasi Air Tanah Di Wilayah Cekungan Air Tanah Bandung-Soreang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuanita Budiaman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Lingkungan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii,;183 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengambilan airtanah secara berlebihan mengakibatkan efek negatif &#13;
terhadap lingkungan, diantaranya menurunnya muka airtanah. Pengambilan &#13;
airtanah untuk usaha industri di Bandung mengakibatkan terjadinya kerucut &#13;
penurunan muka airtanah. Beberapa lokasi di cekungan Bandung juga mengalami &#13;
penurunan tanah, dengan kecepatan penurunan berkisar antara 2-18 mmlbulan. &#13;
Solusi pennasalahan di atas perlu digulirkan segera. Analisis secara terpadu dan &#13;
komprehensif perlu dilakukan di kawasan Cekungan Airtanah (CAT) Bandung­ &#13;
Soreang. Infonnasi tentang keseimbangan antara ketersediaan sumber daya air &#13;
dan kebutuhan akan air menjadi dasar untuk mencegah kerusakan yang &#13;
ditimbulkan oleh pengambilan airtanah. Hal tersebut menjadi dasar perumusan &#13;
strategi konservasi yang baik yang bertumpu pada asas kelestarian lingkungan. &#13;
Konservasi airtanah memerlukan kebijakan sebagai Iandasan dan arahan, agar &#13;
bermanfaat bagi berbagai kepentingan. Kebijakan yang paling mendasar adalah &#13;
bahwa strategi konservasi airtanah seharusnya didasarkan pada kondisi &#13;
pemanfaatan dan pasokan airtanah di CAT Bandung-Soreang. &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi CAT Bandung-Soreang &#13;
berdasarkan hasil kajian pasokan dan kebutuhan (supply-demand assessment) &#13;
airtanah di CAT Bandung-Soreang dan merumuskan strategi konservasi airtanah &#13;
di wilayah CAT Bandung-Soreang berdasarkan kondisi CAT Bandung-Soreang. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif-kualitatif Metode &#13;
kuantitatif digunakan untuk menghitung secara sistematis besaran Supply dan &#13;
Demand yang terjadi di CAT Bandung-Soreang berdasarkan pada data sekunder &#13;
yang diperoleh. Analisis kualitatif deskriptif digunakan untuk perumusan strategi &#13;
konservasi pengelolaan airtanah dalam hal ini mempergunakan analisis SWOT. &#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa jumIah pengambilan &#13;
airtanah yang terjadi terlalu besar dibandingkan dengan pemasukan airtanah &#13;
dengan sumber imbuhan air hujan, sehingga keseimbangan airtanah terganggu dan &#13;
menghasilkan kerusakan lingkungan. Strategi konservasi yang harus dilakukan &#13;
agar penerapan konservasi airtanah di CAT Bandung-Soreang berjalan dengan &#13;
baik adalah upaya strategis yang berusaha mengatasi seluruh kelemahan dan &#13;
ancaman (Weaknesses- Threats / W- T).</note>
 <note type="statement of responsibility">Yuanita Budiaman</note>
 <subject authority="">
  <topic>konservasi airtanah, supply dan demand, analisis S</topic>
 </subject>
 <classification>333.72 Bud s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>333.72 Bud s/R.25.171</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700447</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.171)</sublocation>
    <shelfLocator>333.72 Bud s/R.25.171</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11979</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:37</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-12-05 13:47:49</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>