Pemilihan Kepala PemerintahanNegeri ( Raja ) Tahun2008 Di Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah
Jabatan Kepala Pemerintahan (Raja) Negeri Waai merupakan hak dari
matarumahlketurunan Bakarbessy, berdasarkan garis keturunan lurus dan tidak ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100110700348 320 Fre p/R.17.55 Perpustakaan Pusat (REF.17.55) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 320 Fre p/R.17.55Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xiv,;142 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 Fre pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Judy De Fretes -
Jabatan Kepala Pemerintahan (Raja) Negeri Waai merupakan hak dari
matarumahlketurunan Bakarbessy, berdasarkan garis keturunan lurus dan tidak
dapat dialihkan kepada pihak lain, kecuali dalam hal-hal khusus yang ditetapkan
berdasarkan hasil musyawarah matarumah/keturunan yang berhak bersama Saniri
Negeri. Kepala Pemerintah Negeri ditetapkan berdasarkan musyawarah
matarumahlketurunan perintah bersama-sama Saniri Negeri, karena calon tunggal
dan merupakan keturunan garis lurus. Ketika Raja Thos tidak mempunyai
keturunan Iaki-laki yang dapat diangkat menjadi Raja, inilah yang menyebabkan
negeri Waai bertahun-tahun tidak mempunyai Kepala Pemerintah Definitif.
Selama 18 tahun Negeri Waai dipimpin oleh tiga orang careteker dan seorang
pejabat Raja Waai. Dengan dikeluarkan Perda No. 3 Tahun 2006 Kabupaten
Maluku Tengah Tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan Dan Pelantikan Kepala
Pemerintah Negeri menjadi acuan untuk memiliki suatu pemerintahan negeri yang
definitif. Pada tahun 2008 harus diadakan pemilihan karena calon dari
matarumah!keturunan Bakarbessy berjumlah empat orang.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah pemilihan
Kepala Pemerintahan Negeri (Raja) di Negeri Waai Kecamatan Salahutu
Kabupaten Maluku Tengah? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis: Pemilihan Kepala Pemerintahan
Negeri (Raja) Tahun 2008 di Negeri Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten
Maluku Tengah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif dengan desain deskriptif analisis untuk mengetahui secara detail
pemilihan Kepala Pemerintah Negeri (Raja) di Negeri Waai. Penelitian ini
merupakan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan terhadap variable mandiri
tanpa membuat perbandingan atau rnenghubungkan dengan variable lain. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan para informan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemilihan secara demokratis tidak
rnembuktikan tindakan pilihan yang rasional dan terbaik untuk memenuhi
preferensi-preferensi sesuai dengan kepercayaan-kepercayaan adat istiadat yang
rnembangun nilai-nilai atau norma-norma, yakni tidak membuktikan kepercayaan
kepercaayaan yang dibangun sesuai dengan bukti-bukti adat istiadat masyarakat
yang berpegang pada aturan-aturan adat. Pelaksanaannya tidak efektif dan efisien,
sehingga sulit dijastifikasikan sesuai dengan rasio biaya dan keuntungan bagi
kepentingan dari sebuah proses pemilihan yang menguntungkan masyarakat adat
dalam proses pemilihan Kepala Pemerintahan Negeri Waai. Pemilihan Kepala
Pernerintahan Negeri Tahun 2008 rasional jika dilaksanakan melalui musyawarah
adat sesuai dengan ketentuan nilai-nilai atau norma-norma adat yang berlaku. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






