Detail Cantuman

Image of Pengaruh Pengorganisasian Terhadap Kinerja Di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kota Lhokseumawe Dalam Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

 

Pengaruh Pengorganisasian Terhadap Kinerja Di Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Kota Lhokseumawe Dalam Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)


Perizinan terpadu merupakan sebuah kebijakan pemerintah dalam
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. permasalahan dalam penelitian ini

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700401351 Yan p/R.17.168Perpustakaan Pusat (REF.17.168)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Yan p/R.17.168
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 104 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perizinan terpadu merupakan sebuah kebijakan pemerintah dalam
    meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. permasalahan dalam penelitian ini
    adalah kinerja pengurusan izin mendirikan bangunan (1MB) yang disebabkan oleh
    karena pengorganisasiabn yang belum efektif. Berdasarkan pennasalahan tersebut,
    penelitian ini bermaksud untuk menganalisis Pengaruh Pengorganisasian
    Terhadap Kinerja Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (1MB) Di Kantor
    Pelayanan Terpadu (KP2T) Kota lhokseumawe. Teori yang digunakan sebagai
    pedoman penelitian adalah teori organisasi oleh Stephen P. Robbins, yang terdiri:
    a) Struktur, b) Desain, c) Aplikasi dan teori kinerja dari Agus Dwiyanto, yang
    terdiri dari: a) Produktivitas, b) Kualitas Peyananan, c) Responsivitas, d)
    Responsibilitas, dan e) Akuntabilitas.

    Sesuai dengan karakteristik penelitian, penelitian ini menggunakan metode
    kuantitatif, data diperoleh dari informan kunci (key informan) dengan
    menggunakan metode survey eksplanasi (explanatory survey). Untuk
    pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu pengumpulan data primer
    dengan menggunakan kuesioner dan wawancara serta observasi. Sementara
    pengumpulan data sekunder dilakukan melalui studi literatur, Analisis data di uji
    dengan path analysis (jalur analisis).

    Hasil uji analisis diperoleh memperlihatkan pengorganisasian yang terdiri
    atas struktur, desain dan aplikasi secara bersama-sama berpengaruh terhadap
    kinerja pengurusan izin mendirikan bangunan (1MB). Pengaruh terbesar pada
    variabel aplikasi, variabel aplikasi didukung oleh variabel struktur dan variabel
    desain sudah kearah positif.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi