Detail Cantuman

Image of perubahan sosial dan implikasinya terhadap perubahan pemerintahan desa adat di kecamatan leihitu kabupaten maluku tengah

 

perubahan sosial dan implikasinya terhadap perubahan pemerintahan desa adat di kecamatan leihitu kabupaten maluku tengah


Perubahan sosial yang terjadi dalam suatu masyarakat akan sangat
berpengaruh terhadap tatanan pemerintahan dalam suatu desa adat, perubahan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700111352.17 Lat p/R.17.177Perpustakaan Pusat (REF.17.177)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    352.17 Lat p/R.17.177
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;133 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    352.17
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Perubahan sosial yang terjadi dalam suatu masyarakat akan sangat
    berpengaruh terhadap tatanan pemerintahan dalam suatu desa adat, perubahan
    sosial yang terjadi disini khususnya berkaitan dengan adanya hubungan sosial
    yang terjadi dalam suatu desa adat, baik didalam desa itu sendiri maupun keluar
    dari desa tersebut. Permasalahan yang seringkali timbul pada desa yang memiliki
    keunikan dalam sistem pemerintahan adat adalah tantangan terhadap diterima atau
    tidaknya perubahan yang baru yang disebabkan oleh adanya perubahan sosial
    yang terjadi di dalam desa, dan bagaimana implikasinya terhadap perubahan
    tatanan sistem pemerintahan desa adatnya. Perubahan sosial yang terjadi pada
    desa adat merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti karena didalamnya
    terdapat berbagai bentuk, baik dalam hal perubahan kultur, struktur, maupun
    hubungan sosialnya. Dan untuk penelitian ini peneliti lebih mengkhususkan pada
    perubahan sosial dalam bentuk hubungan sosialnya.

    PeneIitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis
    bagaimana perubahan sosial dan implikasinya terhadap pemerintahan desa adat
    yang terjadi di Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. PeneIitian ini
    menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskritif. Pengumpulan
    data dilakukan meIalui wawancara mendalam dan observasi serta studi
    dokumentasi.

    Hasil peneIitian menunjukkan bahwa saat ini sistem pemerintahan desa
    adat berada pada posisi cukup kuat oleh karena dukungan baik menurut adat
    maupun menurut undang-undang serta peraturan-peraturan daerah dibawahnya.
    Melestarikan adat adalah penting untuk menjaga kearifan budaya lokal. Perubahan
    sosial yang terjadi pada desa-desa adat di Kecamatan Leihitu menunjukkan bahwa
    untuk lima negeri yang diteliti, empat diantaranya yaitu negeri Hila, Ureng, Hitu
    Lama dan Negeri Mamala tidak mengalami perubahan dalam bentuk struktur
    pemerintahan adatnya terutama dalam hal kepemimpinan kepala desa/raja sebagai
    dampak dari perubahan sosial. Sedangkan, negeri Seith temyata terkena dampak
    perubahan sosial tersebut, salah satu bentuknya adalah perubahan dalam hal
    kepemimpinan kepala desa!Rajanya yang telah mengadaptasi sistem demokrasi
    melalui sistem pemilihan umum, dengan menghadirkan calon raja yang bukan
    berasal dari keturunan raja, seperti ketentuan adat yang teIah berlangsung sekian
    lama di negeri tersebut. Tetapi, negeri Seith tetap dianggap sebagai negeri Adat
    dengan keistimewaan-keistimewaan lain yang dimilikinya, seperti yang diatur
    didalam Perda No. 01 thn 2006 Kabupaten Maluku Tengah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi