Detail Cantuman

Image of struktur vegetasi hutan rakyat dan layanan ekosistemnya pada lanskap pertanian jawa barat (StudiKasus Di KecamatanCisituKabupatenSumedang)

 

struktur vegetasi hutan rakyat dan layanan ekosistemnya pada lanskap pertanian jawa barat (StudiKasus Di KecamatanCisituKabupatenSumedang)


STRUKTUR VEGET ASI HUT AN RAK Y AT DAN LAY ANAN
EKOSISTEMNYA PADA LANSKAP PERTANIAN JAWABARAT

(Studi Kasus Di Kecamatan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700084634.9 Sum s/R.25.324Perpustakaan Pusat (REF.324)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    634.9 Sum s/R.25.324
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;174 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    634.9 Sum s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • STRUKTUR VEGET ASI HUT AN RAK Y AT DAN LAY ANAN
    EKOSISTEMNYA PADA LANSKAP PERTANIAN JAWABARAT

    (Studi Kasus Di Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang)

    ABSTRAK

    Penelitian ini merupakan kajian terhadap Struktur Vegetasi Hutan Rakyat
    dan Layanan Ekosistemnya pada Lanskap Pertanian Jawa Barat (Studi Kasus di
    Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang). Layanan ekosistem yang dikaji dalam
    penelitian ini adalah berupa layanan penyediaan barang dan layanan kultural.
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji struktur vegetasi hutan rakyat di
    Kecamatan Cisitu, mengkaji manfaat layanan dan kontribusinya bagi petani, serta
    mengkaji pengembangan hutan rakyat terkait dengan nilai-nilai kultural dan
    spiritual sehubungan dengan adanya perubahan sosial budaya di Kecamatan
    Cisitu.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan metode
    kualitatif dan metode kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk
    mengetahui proses-proses perubahan budaya yang terjadi, dengan fokus kajian
    adalah kepada salah satu tradisi yang masih hidup di Kecamatan Cisitu, yakni
    'Tradisi Hajat Lembur. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengetahui nilai
    potensi kayu dari hutan rakyat, Indek Nilai Penting (INP), indek diversitas dan
    Summed dominance ratio (SDR), nilai pemanfaatan layanan ekosistem serta
    pendapatan petani.

    Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa adanya perbedaan struktur
    vegetasi hutan rakyat di dua tempat yang berbeda (Desa Cigintung dan Cimarga
    Kecamatan Cisitu), telah menyebabkan tingkat layanan dan pola pemanfaatan
    hasil ekosistem hutan rakyat yang berbeda pula. Perbedaan-perbedaan tersebut
    terlihat dengan adanya indikasi perbedaan INP, SDR, potensi kayu , pendapatan,
    serta implementasi praktek ritual hajat lembur di dua tempat. Perbedaan­
    perbedaan itu timbul seiring dengan perbedaan masuknya arus energi, materi dan
    informasi (tingkat kebutuhan hidup, gaya hidup, sistem kepercayaan, dan tingkat
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi