Detail Cantuman

Image of Konstruksi makna batik sebagai fashion (Studi Fenomenologi Paguyuban pecinta batik Indionesia Sekar Jagad di Yogyakarta)

 

Konstruksi makna batik sebagai fashion (Studi Fenomenologi Paguyuban pecinta batik Indionesia Sekar Jagad di Yogyakarta)


Konstruksi Makna Batik Sebagai Fashion (Studi Fenomenologi Paguyuban
Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad di Y ogyakarta); oleh Noor Afy ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700034302.2 Sho k/R.21.164Perpustakaan Pusat (REF.164)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Sho k/R.21.164
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 192 hlm,; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Sho k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Konstruksi Makna Batik Sebagai Fashion (Studi Fenomenologi Paguyuban
    Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad di Y ogyakarta); oleh Noor Afy Shovmayanti.
    Tesis Magister dengan Tim Pembimbing: Dr. Elvinaro Ardianto, M. Si. (Ketua) dan
    Drs. Iriana Bakti, M.Si (Anggota).

    Tujuan penelitian ini adalah untuk; mengetahui motif Paguyuban Pecinta
    Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad dalam memakai Batik sebagai Fashion di
    Y ogyakarta, mengetahui makna Batik bagi Paguyuban Pecinta Batik Indonesia
    (PPBI) Sekar Jagad dalam memakai Batik sebagai Fashion di Yogyakarta,
    mengetahui pengalaman Paguyuban Pecinta Batik Indonesia (PPBI) Sekar Jagad
    memakai Batik sebagai Fashion di Y ogyakarta

    Metode penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
    fenomenologi. Teori yang digunakan yaitu, Tindakan Sosial Max Weber,
    Fenomenologi Sosial Alfred Schutz, dan Teori Interaksionisme Simbolik.

    Hasil penelitian ini adalah terdapat dua motif yang mendorong informan
    dalam memakai batik, yaitu In Order Motif antara lain motif untuk melestarikan,
    untuk promosi, dan untuk ekonomi dan Because Motif antara lain karena senang,
    karena indah, karena bangga dank arena dibiasakan oleh ibu. Makna anggota
    paguyuban Sekar Jagad dalam memakai batik dibentuk dari hasil interaksi dengan
    anggota di dalam kelompok dan juga hasil dari interaksi dengan lingkungan. Makna
    batik yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah batik adalah sebuah produk budaya
    dari hasil karya seni yang dibuat seseorang untuk menghias dan memperindah
    pakaian atau busananya dengan membuat simbol-simbol di atas kain, Batik dibuat
    dengan sepenuh hati berisi curahan isi hati yang berupa doa dan harapan seni yang
    dipersembahkan yang melalui proses rintang warna berupa pemaJaman, penceJupan,
    proses pelorotan, motif batik, dan bolak balik yang dikerjakan oleh wanita dimana
    seorang membuat poJa atau design agar pemakainya menjadi muJia. Pengalaman
    memakai Batik sebagai Fashion dan dapat dilihat dari penelitian ini diantaranya
    ketika memakai batik merasa seperti orang Jogja, merasa seperti orang Jawa,
    membatik merupakan pekerjaan wan ita yang ideal, merasa mandiri, membatik
    merupakan salah satu sarana untuk berkomunikasi, merasa hangat seperti bayi,
    bangga, dan merasa eksklusif memakai batik karena brand.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi