Detail Cantuman

Image of Menentukan indeks kesejahteraan masyarakat melalui mobilitas konsumsi menggunakan matriks transisi kuantil

 

Menentukan indeks kesejahteraan masyarakat melalui mobilitas konsumsi menggunakan matriks transisi kuantil


Ukuran kesenjangan distribusi pendapatan dianggap kurang begitu lengkap
dalam memberikan gambaran tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700041519.5 Pus mPerpustakaan Pusat (REF.14.75)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Pus m/R.14.75
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 66 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Ukuran kesenjangan distribusi pendapatan dianggap kurang begitu lengkap
    dalam memberikan gambaran tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu wilayah. Kajian
    mengenai berbagai ukuran kesejahteraan banyak dikembangkan, salah satunya adalah
    ukuran mobilitas pendapatan. Mobilitas pendapatan yang dinamis dapat dikaji sebagai
    proses stokastik. Pendekatan Markovian tersebut menghasilkan beberapa bentuk
    matriks transisi untuk mengamati mobilitas pendapatan, salah satunya matrik transisi
    kuantil (quantile matrix transition).

    Matriks transisi kuantil merupakan matriks transisi dengan 5 ruang status dan
    sifat biostochastic, sehingga matriks ini merupakan matriks yang selalu mencapai
    steady-state (Dardanoni, 1993 dan Formby et.al, 2001). Berdasarkan hal tersebut,
    dalam jangka panjang matriks ini merupakan matriks yang konvergen. Kajian
    mobilitas konsumsi rumah tangga di Indonesia didasarkan pad a data konsumi rumah
    tangga hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Panel tahun 2008-2010. Penggunaan data
    konsumsi rumah tangga merupakan pendekatan terhadap nilai pendapatan rumah
    tangga sebagai tolok ukur kesejahteraan masyarakat. Matriks transisi kuantil
    konsumsi membagi total rumah tangga amatan tahun 2008 dan 2010 ke dalam 5
    kelompok kuantil berdasarkan nilai konsumsinya.

    Kajian ini juga akan menyajikankaitan antara kesenjangan dan mobilitas
    dalam menentukan indeks kesejahteraan masyarakat (Social welfare) dengan
    menggunakan persamaan penghitungan indeks kesejahteraan yang dikaji oleh
    Wodon-Yitzhaki (2005). Temuan kajian ini memberikan gambaran bahwa penghitungan
    indeks kesejahteraan tanpa memperhatikan dampak mobilitas konsumsi dapat
    menghasilkan interpretasi yang ku.rang tepat. Sehingga penting untuk menggunakan
    ukuran indeks kesejahteraan yang mengkaitkan antara pertumbuhan, kesenjangan
    dan mobilitas untuk dapat memberikan gambaran tingkat kesejahteraan masyarakat
    yang simultan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi