Detail Cantuman

No image available for this title

 

Pembuatan Keputusan migrasi dengan pendekatan regresi hirarki di Indonesia


Migrasi merupakan salah satu fenomena dasar yang ada sejak awal peradaban
manusia dan akan selalu ada yang disebabkan adanya sumber ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700037519.5 San p/R.14.87Perpustakaan Pusat (REF.14.87)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 San p/R.14.87
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 63hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Migrasi merupakan salah satu fenomena dasar yang ada sejak awal peradaban
    manusia dan akan selalu ada yang disebabkan adanya sumber kesempatan dan
    pandangan yang baru bagi para migran serta adanya penderitaan dan kebutuhan
    kemanusiaan. Penelitian pembuatan keputusan migrasi dengan mover-stayer
    models dan model regresi klasik tidak dapat menangani masalah heterogen dan
    kekeliruan pemikiran ekologi. Model regresi hirarki dapat membantu
    menyelesaikan masalah tersebut, karena model itu berhubungan dengan data
    hirarki dan modelnya memiliki tingkatan atau berhirarki yang melibatkan
    pengaruh dari variabel pad a level yang lebih tinggi (level kontekstual). Tujuan
    penelitian ini adalah mengaplikasikan model analisis regresi hirarki dua level pada
    pembuatan keputusan migrasi pada data SUPAS 2005. Unit analisis pada level
    satu adaJah individu/rumahtangga dan level dua adalah wilayah (kabupatenlkota).
    Analisis regresi hirarki terbukti dapat menangani kekurangan pada metode
    sebelumnya karena mencakup analisis spasial ketika satu dari tingkat hirarki
    adalah geografi dan pendekatan regresi hirarki menggabungkan baik karakteristik
    individu dan tingkat agregat dalam model, sehingga dapat menghindari kesalahan
    pemikiran ekologi dalam mengintepretasikan hasil analisis. Penelitian dengan
    regresi logit hirarki menghasilkan model dengan variabel penjelas Umur anggota
    rumahtangga, Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan, Suku Bangsa, Status
    Perkawinan, Keluarga Dengan Anak Usia 5-12 Tahun, Keluarga Dengan Anak
    Usia 13-17 Tahun, Kepala Keluarga Perempuan Dengan Anak Usia Di Bawah 18
    Tahun, Suami Isteri Bekerja, Status Kepemilikan Rumah, Persentase Penduduk
    Yang Pindah Tahun 2000-2005, Persentase Suku Jawa Tahun 2005 dan
    Persentase Luas Lahan Hijau yang mempengaruhi keputusan migrasi di Indonesia.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi