<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11705">
 <titleInfo>
  <title>Konservasi Burung cendrawasih Yapen (paradise minor jobiensis rotschild) Berbasis masyarakat dikabupaten kepulauan yapen papua</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rumahorbo, Basa T.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxi,;265 hlm ,; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian tentang konservasi burung cenderawasih yapen (Paradiseae minor &#13;
jobiensis Rothschild) berbasis masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen Papua &#13;
telah dilakukan di Kampung Barawai dan Kampung Warironi pada bulan Maret &#13;
sampai Agustus 2010. &#13;
&#13;
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal &#13;
masyarakat yang berhubungan dengan konservasi burung cenderawasih, dan· &#13;
hubungan antara kondisi sosial ekonomi dan tingkat persepsi masyarakat tentang &#13;
nilai-nilai tardisional dan tentang burung cenderawasih serta konservasinya &#13;
dengan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi burung cenderawasih &#13;
berbasis masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen Papua, serta untuk &#13;
mengetahui keberhasilan masyarakat dalam upaya konservasi burung &#13;
cenderawasih yapen &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif &#13;
dominan dan kuantitatif kurang dominan. Untuk mengetahui bentuk-bentuk &#13;
kearifan lokal masyarakat terhadap konservasi burung cenderawasih dilakukan &#13;
dengan pendekatan sosial antropologis melalui teknik observasi partisipatif, &#13;
wawancara mendalam. Sedangkan untuk mengetahui kondisi populasi berupa &#13;
besar populasi serta kondisi vegetasi habitat burung cenderawasih yapen &#13;
dilakukan dengan pendekatan ekologis melalui teknik pengamatan burung &#13;
concentration count dan analisa vegetasi Plot Whitacker yang dimodifikasi. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan Masyarakat Barawai dan Warironi memiliki &#13;
beberapa bentuk kearifan lokal yang berhubungan dengan konservasi burung &#13;
cenderawasih berbasis masyarakat seperti melalui kearifan lokal masyarakat &#13;
dalam pemanfaatan burung cenderawasih secara terbatas untuk kegiatan ritual dan &#13;
budaya, perburuan yang diatur dengan norma adat, dan melalui konsep konservasi &#13;
modem dengan kehadiran lembaga konservasi swadaya masyarakat. Hasil &#13;
penelitian juga menunjukkan bahwa persepsi rnasyarakat tentang nilai-nilai &#13;
tradisional dan ten tang burung cenderawasih dan konservasinya berhubungan &#13;
langsung dengan tingkat partisipasi masyarakat dan kondisi ekologi burung &#13;
cenderawasih, dim ana semakin baik persepsi masyarakat tentang nilai-nilai &#13;
tradisional dalam upaya konservasi burung cenderawasih semakin tinggi tingkat &#13;
partisipasi dalam konservasi burung cenderawasih serta semakin baik persepsi &#13;
masyarakat tentang nilai nilai tradisional dan pengetahuan akan burung &#13;
cenderawasih dan konservasi, semakin baik juga kondisi ekologinya. &#13;
Keberhasilan konservasi burung cenderawasih di Kampung Barawai lebih tinggi &#13;
daripada di Kampong Warironi, dim ana di Kampung Barawai dicatat populasi &#13;
burung cenderawasih sebanyak 91 ekor (jantan dewasa 14 ekor, jantan muda 21 &#13;
ekor dan betina 56 ekor) dengan ratio jantan dewasa : betina sebesar 1 : 4. &#13;
Sementara besar populasi burung cenderawasih yapen yang ditemukan di &#13;
Kampung Warironi sebesar 53 ekor (jantan dewasa 5 ekor, 13 ekor jantan muda &#13;
dan 35ekor betina) dengan ratio jantan dewasa : betina 1 :7.</note>
 <note type="statement of responsibility">Rumahorbo, Basa T.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Konservasi berbasis masyarakat, kearifan lokal, bu</topic>
 </subject>
 <classification>639.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>639.9 Rum k/R/14.62</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120100030</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.62)</sublocation>
    <shelfLocator>639.9 Rum k/R/14.62</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11705</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:36</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 09:54:08</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>