Detail Cantuman

Image of Pengelolaan Sistem Irigasi Berkelanjutan Melalui Pendekatan Pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Di Kabupaten Lampung Tengah

 

Pengelolaan Sistem Irigasi Berkelanjutan Melalui Pendekatan Pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Di Kabupaten Lampung Tengah


PENGELOLAAN SISTEM IRIGASI BERKELANJUTAN
MELALUI PENDEKA TAN PEMBERDAYAAN PERKUMPULAN PETANI
PEMAKAI AIR (P3A) DI KABUPATEN LAMPUNG ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700303631.7 Wah p/R.25.322Perpustakaan Pusat (REF.322)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    631.7 Wah p/R.25.322
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;89 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    631.7 Wah p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGELOLAAN SISTEM IRIGASI BERKELANJUTAN
    MELALUI PENDEKA TAN PEMBERDAYAAN PERKUMPULAN PETANI
    PEMAKAI AIR (P3A) DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

    ABSTRAK

    Pemanfaatan sumber daya air pada dasa warsa terakhir ini dirasa semakin
    bertambah besar, namun dibalik itu ketersediaan jumlahnya terbatas, seiring dengan
    pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat yang selalu meningkat.
    Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan prioritas dan efisiensi .penggunaan air.
    Efisiensi penggunaan air yang tinggi (dalam hal ini irigasi) dapat terlaksana apabila
    perencanaan pengelolaan sumber daya air yang ditetapkan tepat pada sasaran dan
    sarana jaringan irigasi yang mewadahi baik jumlah maupun kualitasnya (Suroto,
    2005). Konsep pengelolaan sistem irigasi berkelanjutan dengan me1ibatkan
    masyarakat sesuai kemampuannya diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif
    agar keberadaan sistem irigasi dapat terpelihara dengan baik. J adi terpe1iharanya
    sumber daya air dan jaringan irigasi ini nanti sangat bergantung kepada
    masyarakat, khususnya masyarakat petani pernakai air.

    Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk
    mengumpulkan inforrnasi dan mendeskripsikan efektifitas pernberdayaan
    masyarakat petani (P3A) dan faktor-faktor apa saja yang rnernpengaruhi
    efektifitas pemberdayaan yang didapat dari berbagai inforrnasi (data) yang
    sistematis, faktual dan akurat rnengenai hal-hal yang didapatkan pada proses
    pemberdayaan masyarakat petani dalam Perhirnpunan Petani Pernakai Air (P3A)
    di Kabupaten Lampung Tengah. Pernberdayaan rnasyarakat petani (P3A) dapat
    dikatakan berhasil (efektif) jika tugas-tugas P3A dapat terpenuhi secara mandiri
    sehingga sistern irigasi dapat terlaksana secara berkelanjutan sehingga tercapailah
    : 1). P3A yang rnandiri; 2). Jaringan irigasi terawat; 3). Produksi/ hasil pertanian
    meningkat.

    Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa pernberdayaan yang dilakukan
    Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah berjalan efektif, terlihat dari P3A
    Berdaya 67%, P3A Dalam Proses Berdaya 33%, P3A Be1um Berdaya 0%. Faktor
    yang berpengaruh dalarn proses pernberdayaan di Larnpung Tengah adalah
    Tenaga Pendamping Masyarakat, Ketokohan, Kondisi ekonomi, adatlkebiasaan

    -dan latarbelakang pendidikan m arakat rnernpengaruhi proses pernberdayaan
    yang dilakukan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi