Detail Cantuman

Image of Implementasi Kebijakan Pembentukan Kantor Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas Dalam Era Otonomi (Studi Interaksi Simbolik Tentang Implementasi Kebijakan Pembentukan Kantor Arsip  Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas  Kalimantan Barat)

 

Implementasi Kebijakan Pembentukan Kantor Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas Dalam Era Otonomi (Studi Interaksi Simbolik Tentang Implementasi Kebijakan Pembentukan Kantor Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat)


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi kebijakan
pembentukan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Sambas Dalam Era ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700313352.56 Ang i/R.21.216Perpustakaan Pusat (REF.216)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    352.56 Ang i/R.21.216
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;173hlm,;29,5 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    352.56 Ang i/R.21.216
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi kebijakan
    pembentukan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Sambas Dalam Era
    Otonomi yaitu dalam aspek komunikasi, sumb er-sumb er, kecenderungan, dan
    struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
    pendekatan interaksi simbolik. Data penelitian ini diperoleh melalui hasil
    observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi kebijakan pembentukan
    Kantor Arsip Dan Perpustakaan Daerah Kab. Sambas dalam aspek komunikasi
    sudah terkoordinir dengan baik. Komunikasi terlaksana dalam mekanisme secara
    melembaga yaitu pada forum musyawarah rencana pembangunan, pembahasan
    anggaran pada panitia anggaran eksekutif maupun panitia anggaran legislatif ..
    Sebaliknya, komunikasi yang terjadi didalam Kantor Arsip dan Perpustakaan
    Daerah Kab. Sambas belum berjalan baik. (2) Implementasi kebijakan dalam
    aspek sumber daya yakni sumber daya manusia, anggaran serta sarana dan
    prasarana di Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Sambas masih kurang.
    Sumber daya manusia hampir semua berasal dari pendidikan diluar ilmu
    kearsipan dan ilmu perpustakaan dan anggaran yang didapat belum cukup untuk
    meningkatkan mutu perpustakaan. (3) Implementasi kebijakan dalam aspek
    kecenderungan kecenderungan, temyata sikap sebagian masih terkesan tidak
    peduli dalam bekerja. Hal yang tertanam dalam benak mereka, jika ada kegiatan
    selalu dibarengi dengan biaya pendukung/operasional yang lebih akrab disebut
    dengan uang minyak, uang rokok, uang transfort dan sebagainya.
    (4) Implementasi kebijakan dalam aspek birokrasi diketahui bahwa struktur
    organisasi telah disusun dengan hierarki yang jelas, dengan adanya peraturan
    Bupati No.58 Tahun 2008. Namun, kenyataan dilapangan berjalan sedikit
    menyimpang. Selain itu, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Sambas
    belum memiliki SOP ( Standard Operational Procedures) dalam pelayanan bahan
    pustaka. Sejauh perjalananya, pelayanan dan kegiatan yang dilakukan hanya
    mengalir begitu saja tanpa ada standar yang dijadikan acuan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi