<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11451">
 <titleInfo>
  <title>Analisis fungsi komunikasi politik pada partai persatuan pembangunan pemilu</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aras, Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;420 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berjudul ANALISIS FUNGSI KOMUNlKASI POLITIK PADA &#13;
&#13;
.PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN DALAM PEMILD. Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui: (1) gambaran , fungsi komunikasi politik yang dilakukan Partai &#13;
Persatuan Pembangunan; dan (2) aspek-aspek yang menghambat atau mendukung proses &#13;
komunikasi politik yang dilakukan Partai Persatuan Pembangunan. Metode &#13;
penelitiannya studi kasus dengan paradigma konstruktivis. &#13;
&#13;
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah, bahwa PPP melakukan fungsi &#13;
komunikasi politiknya belum maksimal karena kurangnya kesadaran pengurus akan &#13;
tugas dan fungsinya, bahkan sejumlah anggota atau pengurus partai masih ada yang &#13;
belum memahami substansi dari fungsi komunikasi politik dan fungsi partai politik itu &#13;
sendiri alih-alih melaksanakannya, yang disebabkan minimnya kemampuan sumber daya &#13;
yang dimiliki PPP. Komunikasi politik kepada masyarakat tidak jalan sesuai fungsinya, &#13;
sehingga PPP dalam mensosialisasi program kerja dan cita-cita perjuangannya untuk &#13;
kepentingan masyarakat menjadi terhambat pula, konsekuensinya adalah berkurangnya &#13;
atau menurunnya partisipasi konstituen kepada PPP dalam pemilu. &#13;
&#13;
Faktor yang menghambat proses komunikasi politik PPP meliput: (a) personalitas &#13;
pengurus, yaitu kurangnya tokoh ahli yang kredibel dan populer. PPP tidak memiliki &#13;
unsur-unsur penting tersebut; (b) strategi komunikasi politik, yaitu eksistensi &#13;
kepemimpinan yang dapat dijadikan panutan publik, merawat tokoh, dan membangun &#13;
kebersamaan. Di PPP kurang tokoh yang eksis dan tidak menonjol di mata publik yang &#13;
dapat menjadi figur politik. Kalaupun ada tokoh itu tidak dirawatnya (lost maintenance) &#13;
sehingga tidak dapat memantapkan PPP secara keseluruhan dan berimplikasi pada &#13;
melemahnya pencitraan politik yang dibangunnya; (c) pola rekruitmen dan sistem &#13;
kaderisasi. Pola rekruitmen anggota pen gurus dan sistem kaderisasi tidak tampak &#13;
mengemuka di mata publik karena pengurus yang ada hanya didominasi pengurus lama, &#13;
kurang regenerasi apalagi merekrut angkatan muda yang masih energik, potensial dan &#13;
memiliki semangat baru untuk kemajuan partai; (d) media massa. PPP masih sangat &#13;
jarang menggunakan media massa untuk sosialisasi dikarenakan lemahnya kemampuan &#13;
akomodasi dan keterandalan komunikator politik PPP, sehingga dirasakan tidak hidup di &#13;
mata konstituen; ( e) finansial partai. Kekuatan finansial menjadi indikator penting dalam &#13;
komunikasi politik. PPP diakui sangat lemah dalam hal ini sehingga terbatas dalam &#13;
melaksanakan kegiatan politiknya; (f) pergeseran paradigma politik masyarakat &#13;
(idealisme ke pragmatisme). Kegiatan interaksi dengan konstituen sarat kepentingan atau &#13;
pragmatis. Komunikasi politik PPP terhambat dan dukungan politik masyarakat menjadi &#13;
lemah karena nilai-nilai dan paradigma politik masyarakat sudah bergeser dari ideal is &#13;
menjadi pragmatis, cenderung transaksional atau mengharapkan imbalan yang konkret &#13;
dalam tindakan komunikasi politik terse but. &#13;
&#13;
Aspek-aspek yang mendukung proses' komunikasi politik PPP, sehingga masih &#13;
eksis dan bertahan sebagai partai politik, meliputi: (a) ideologi politik. Pada tataran &#13;
ideologi masih ada konstituen yang konsisten dan fanatik dengan PPP dalam pemilu. Hal &#13;
ini disebabkan oleh adanya warisan nilai-nilai yang diturunkan oleh orang tua dan tokoh &#13;
masyarakat (tokoh agama seperti kiyai, sesepuh PPP, dan masyarakat tradisional yang &#13;
fanatik).; dan (b) aspek budaya organisasi. Budaya komunikasi dalam organisasi yang &#13;
menekankan pada nilai-nilai is lam yang melekat pada PPP. Bahwa masih kuatnya &#13;
budaya konstituen yang melekat pada PPP sebagai partai politik yang bemafaskan Islam &#13;
dan masih ada konstituen yang berpegang pada nilai-nilai budaya itu. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Aras, Muhammad</note>
 <subject authority="">
  <topic>komunikasi politik PPP, sehingga masih  eksis dan </topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Ara a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Ara a/17.62</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100165</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.62)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Ara a/17.62</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11451</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-24 13:47:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>