<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11418">
 <titleInfo>
  <title>Kajian tindak tutur direktif dalam wacana dialog bahasa jepang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tanjung, Ariani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER ILMU BUDAYA</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xviii, 127 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji tindak tutur direktif dalam wacana dialog bahasa &#13;
Jepang yang ditandai oleh verba yarimorai VYM Dalam bahasa Indonesia diartikan &#13;
verba memberi-menerima. Data penelitian ini merupakan potongan dialog yang &#13;
terdapat dalam novel Jepang asli. Pokok kajian penelitian ini dianalisis berdasarkan &#13;
tiga pokok permasalahan. Pertama dari segi tindak tutur menganalisis lokusi, ilokusi &#13;
dan perlokusi. Hasil analisis dari tindak tutur tersebut menemukan makna ilokusi &#13;
berdasarkan tindak lokusi direktif permintaan, saran, dan mengizinkan. Selanjutnya &#13;
berdasarkan efek dari tindak ilokusi terdapat tindak perlokusi yang mendeskripsikan &#13;
validasi verba performatif. Kedua, dari segi mekanisme keuntungan (rieki) &#13;
berdasarkan tindak tutur direktif yang ditandai oleh VYM diperoleh hasil analisis &#13;
pernberi dan penerima keuntungan berdasarkan konsep shiten VYM Ketiga dari segi &#13;
pragmatik linguistik menemukan hasil analisis yaitu apabila memberi keuntungan &#13;
dapat dikatakan mematuhi prinsip kerja sama dan sopan santun. Sebaliknya apabila &#13;
tidak memberi keuntungan dapat dikatakan melanggar prinsip kerja sama dan sopan &#13;
santun. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, &#13;
karena pengambilan data berdasarkan bentuk data verbal bukan dalam bentuk angka. &#13;
Untuk menginterpretasikan makna menggunakan metodologi penelitian deskriptif &#13;
yaitu metode yang semata-mata berdasarkan fakta yang ada atau fenomena yang &#13;
memang secara empiris hidup pada penuturnya. Menurut Sudaryanto (1990) tujuan &#13;
penelitian deskriptif adalah untuk membuat gambaran atau lukisan secara sistematis, &#13;
faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara sesama &#13;
fenomena yang diselidiki. Agar hasil penelitian sesuai dengan tujuan yang akan &#13;
dicapai. Pengkajian dianalisis dari dua faktor kebahasaan. Faktor internal dan &#13;
eksternal kebahasaan, oleh sebab itu kajian tindak tutur direktif ini menggunakan &#13;
pendekatan pragmatik. &#13;
&#13;
Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa tindak tutur direktif &#13;
menggambarkan tindakan yang dilakukan oleh petutur untuk melakukan tindakan atas &#13;
keinginan penutur. Dimana mekanisme tindakannya berdasarkan bentukdirektif yang &#13;
ditandai oleh VYM</note>
 <note type="statement of responsibility">Tanjung, Ariani</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tindak tutur direktif permintaan, saran dan izin.</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">4380</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.217)</sublocation>
    <shelfLocator>495.6 tan k/T.18.217</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11418</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-28 10:31:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>