Detail Cantuman

Image of Variasi genetik populasi pohon surian (Toona sinensis roem) di pulau jawa

 

Variasi genetik populasi pohon surian (Toona sinensis roem) di pulau jawa


Program konservasi clan pemuliaan pohon surian akan berjalan efektif jika
populasi surian tersebut memiliki variabilitas genetik yang luas. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100141635.977 Hid v/R.15.73Perpustakaan Pusat (REF.15.73)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    635.977 Hid v/R.15.73
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;195 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    635.977
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Program konservasi clan pemuliaan pohon surian akan berjalan efektif jika
    populasi surian tersebut memiliki variabilitas genetik yang luas. Variabilitas
    .genetik dapat diukur dengan menggunakan marka morfologis atau marka DNA
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi variasi genetik populasi pohon
    induk surian dan keturunannya dari empat tegakan benih surian bersertifikat di
    Pulau Jawa, berdasarkan marka morfologis dan marka AFLP; (2) mengidentifikasi
    pohon induk potensial atau pohon plus dari populasi empat tegakan benih surian,
    yang memiliki penampilan fenotipik baik dan jarak genetik lebar; (3)
    mengevaluasi pola klaster pohon induk dan pola klaster tegakan benih pada
    populasi pohon induk maupun populasi bibitnya; (4) menganalisis korelasi
    fenotipik dan genetik antara karakter penting dengan karakter lainnya, dan (5)
    mengidentifikasi fragmen AFLP yang memiliki nilai GST lebih dari atau sama
    dengan 20%. Analisis variasi genetik dilakukan pada populasi pohon induk dan
    populasi bibit dari empat tegakan benih surian bersertifikat di Pulau Jawa, yaitu
    tegakan benih teridentifikasi Kendal, Sumedang, Tasikmalaya dan tegakan benih
    terseleksi Jatinangor, Analisis variasi genetik pada populasi pohon induk
    dilakukan dengan menggunakan marka morfologis dan marka AFLP, sedangkan
    pad a populasi bibit hanya menggunakan marka morfologis. Hasil penelitian
    menunjukkan: (1) variasi genetik populasi pohon induk surian dan populasi bibit
    keturunannya di Pulau Jawa termasuk sempit; (2) sebanyak 22 pohon induk surian
    telah diidentifikasi memiliki penampilan fenotipik baik dan berjarak genetik lebar,
    untuk dijadikan sebgai pohon tetua potensial; (3) pola klaster antar individu pohon
    induk berdasarkan jarak taksonomi berbeda dengan pola klaster berdasarkan jarak
    genetik, sedangkan pola klaster antar tegakan benih menunjukkan sedikit
    perbedaan; (4) karakter tinggi total memiliki korelasi fenotipik dan genetik yang
    searah (positif) dan sangat erat (sangat nyata) dengan karakter tinggi bebas daun,
    diameter, panjang pucuk dan lebar anak daun, sedangkan karakter diameter batang
    berkorelasi fenotipik dan genetik sangat erat dengan panjang pucuk. Dengan
    demikian seleksi yang dilakukan terhadap karakter tersebut akan efektif; (5)
    terdapat delapan fragmen AFLP yang memiliki nilai GST lebih dari atau sama
    dengan 20%, yaitu pada panjang fragmen 81 base pair (bp), 146 bp, 178 bp, 213
    bp, 218 bp, 262 bp, 349 bp, dan 398 bp. Kedelapa
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi