<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11319">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh optimalisasi komunikasi kesehatan pada pusat pelayanan kesehatan dasar terhadap peningkatan derajat kesehatan anak usia dini</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dida, Susanne</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxvi,;370 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kajian ini menitikberatkan pada Pengaruh optimalisasi komunikasi &#13;
kesehatan pada pusat pelayanan kesehatan dasar terhadap peningkatan derajat &#13;
kesehatan anak· usia dini. Pemberian intervensi yang dilakukan oleh Dinas &#13;
Kesehatan Propinsi atau kabupaten dilakukan me1alui program SPM (Standar &#13;
Pelayanan Minimum) untuk petugas kesehatan yang bertugas pada' ujung tombak &#13;
pelayanan pada masyarakat. Melalui 17 program SPM dan SOP (Standar &#13;
Operational Puskesmas) kemampuan tenaga kesehatan menjadi lebih baik dalam &#13;
memberikan pelayanan dan pada akhimya dapat meningkatkan derajat kesehatan &#13;
anak usia dini. &#13;
&#13;
Pada pelaksanaan tatalaksana pelayanan kesehatan diperlukan peranan &#13;
komunikasi, karena harus menyakinkan apa penyebab sesuatu penyakit pada &#13;
pasien. Oleh karena itu pengetahuan dan keterampilan komunikasi harus dipunyai &#13;
oleh semua tenaga kesehatan, karena akan mempengaruhi persepsi pasien, &#13;
penilaian pasien terhadap pelayanan, kepercayaan dan tingkat kesembuhan &#13;
pasien. Untuk itu du Pre (2000) melalui salah satu model pendekatannya &#13;
mengemukakan bahwa guna membantu tenaga kesehatan dalam melayani pasien &#13;
di pusat kesehatan dasar maka diperlukan model biopsychosocial, is base on the &#13;
premise that poor health is not only a physical phenomenon but also influenced &#13;
by people's feeling, their ideas about health, and events of their lives. &#13;
&#13;
Propinsi Jawa Barat bertekad untuk meningkatkan derajat kesehatan &#13;
masyarakatnya melalui &quot;Akselerasi PencapaianVisi Jawa Barat menuju IPM 80 &#13;
Tahun 2010 melalui Pembangunan Kesehatan&quot;. Program Srategis Pencapaian IPM &#13;
80 ini dapat diwujudkan melalui 1) Peningkatan Akses dan Kualitas Pelayanan &#13;
Kesehatan, 2) Peningkatan Sumber Daya Kesehatan, 3) Pemberdayaan &#13;
Masyarakat dan 4) Pengembangan Pembiayaan Kesehatan. &#13;
&#13;
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, &#13;
kuasi eksperimental yang bertujuan untuk menguji berbagai proposisi yang ada &#13;
dalam penelitian ini &#13;
&#13;
Hasil, kelompok Tenaga kesehatan di Pusat Pelayanan Dasar yang diberi &#13;
pelatihan oleh Dinas Kesehatan mempunyai pengetahuan dan keterampilanl &#13;
pengimplementasian tatalaksana ke 17 program SPM yang lebih tinggi, &#13;
dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak memperoleh pelatihan, &#13;
Sehingga target derajat kesehatan anak usia dini di daerah intervensi meningkat. &#13;
&#13;
Kesimpulan, penelitian Tingkat kesembuhan pasien sangat ditentukan oleh &#13;
ketepatan pelayanan tenaga kesehatan dalam pemberian obat dan tindakan medis &#13;
yang diberikan, juga oleh kualitas komunikasi yang diberikan oleh tenaga &#13;
kesehatan. Di samping kesembuhan juga pasieni orang tua pasien mengharapkan &#13;
adanya kualitas pelayanan yang pari puma sehingga tingkat kepuasan pasien dapat &#13;
terpenuhi secara menyeluruh. Penelitian ini memperlihatkan beberapa elemen &#13;
kunci pengaruh komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasieniorang tua &#13;
pasien terhadap kepuasan pasien yaitu kesembuhan. Elemen tersebut adaIah &#13;
kepedulian, dan saling pengertian karena akan berimplikasi terhadap tingkat &#13;
derajat kesehatan pasien. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Dida, Susanne</note>
 <subject authority="">
  <topic>Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah </topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Did p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Did p/R.17.71</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100082</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.71)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Did p/R.17.71</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11319</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-25 07:49:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>