Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Penelusuran Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Rimpang Dringo (Acorus calamus L.) dan Rimpang Lempuyang Wangi (Zingiber aromaticum Val.) Terhadap Sel dan Spora Bacillus cereus ATCC 10987


Bacillus cereus merupakan patogen utama yang dilaporkan dapat menyebabkan keracunan makanan. Pengendalian bakteri tersebut sulit karena kemampuannya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021141000133Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    3073
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    3073
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Bacillus cereus merupakan patogen utama yang dilaporkan dapat menyebabkan keracunan makanan. Pengendalian bakteri tersebut sulit karena kemampuannya membentuk spora. Oleh karena itu, selain terhadap sel vegetatifnya, diperlukan pula suatu zat antimikroba yang bekerja terhadap bentuk sporanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri rimpang dringo (Acorus calamus L) dan rimpang lempuyang wangi (Zingiber aromaticum Val) terhadap sel vegetatif dan spora B. cereus ATCC 10987. Metode penelitian ini meliputi pengumpulan bahan dan determinasi tumbuhan, penapisan fitokimia bahan segar, isolasi minyak atsiri, pengujian mutu minyak atsiri, pengujian aktivitas antibakteri minyak atsiri terhadap sel vegetatif menggunakan metode difusi agar dan terhadap spora B. cereus ATCC 10987 menggunakan metode mikrodilusi melalui pewarnaan spora dan inokulasi spora hasil pengujian pada media padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri lempuyang wangi menghasilkan daya hambat antibakteri terhadap sel dan spora B.cereus yang lebih baik dibandingkan minyak atsiri rimpang dringo. Dalam waktu kontak hambat minimal 1 jam, minyak atsiri lempuyang wangi membutuhkan konsentrasi yang lebih kecil yaitu 20% (v/v), dibandingkan minyak atsiri rimpang dringo yaitu 40% (v/v)

    Kata kunci: Acorus calamus L., Zingiber aromaticum Val., Bacillus cereus, Spora
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi