
Text
Penelusuran Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Rimpang Dringo (Acorus calamus L) dan Daun Tagetes (Tagetes erecta L) Terhadap Plankton dan Biofilm Staphylococcus aureus ATCC 25923
Staphylococcus aureus merupakan flora normal pada permukaan tubuh manusia dan dapat bersifat patogen jika status imunitas hospes sedang menurun. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021141000128 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3065Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2014 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3065Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Staphylococcus aureus merupakan flora normal pada permukaan tubuh manusia dan dapat bersifat patogen jika status imunitas hospes sedang menurun. Kemampuan S. aureus membentuk biofilm merupakan faktor virulensi yang dapat meningkatkan ketahanan bakteri terhadap antibakteri. Oleh karena itu diperlukan antibakteri alternatif yang efektif terhadap biofilm, Salah satunya yaitu minyak atsiri yang diketahui mengandung senyawa terpenoid yang mampu menghambat pembentukan biofilm. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri minyak atsiri rimpang dringo (Acorus calamus L.) dan daun tagetes (Tagetes erecta L.) terhadap bentuk plankton dan biofilm S. aureus ATCC 25923. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pengumpulan bahan dan determinasi tumbuhan, isolasi minyak atsiri, pengujian mutu minyak atsiri, optimasi pembentukan biofilm S. aureus,dan pengujian aktivitas antibakteri minyak atsiri rimpang dringo dan daun tagetes terhadap bentuk plankton dan biofilm S. aureus ATCC 25923 dengan metode turbidimetri dengan pewarnaan kristal violet. Hasil penelitian menunjukan bahwa minyak atsiri rimpang dringo memiliki aktivitas antibakteri terhadap bentuk plankton S. aureus ATCC 25923 lebih baik dibandingkan minyak atsiri daun tagetes. Sedangkan pada pengujian antibakteri terhadap biofilm S. aureus ATCC 25923, minyak atsiri daun tagetes memiliki aktivitas antibiofilm lebih baik dibandingkan minyak atsiri rimpang dringo.
Keywords: Acorus calamus L, Tagetes erecta L, Staphylococcus aureus ATCC 25923, Biofilm -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






