Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Daun Binahong Anredera cordifolia (Ten.) Steenis Sebagai Peluruh Batu Ginjal Kalsium: Studi Kasus di Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan


Daun binahong Anredera cordifolia (Ten.) Steenis biasa digunakan sebagai obat tradisional. Daun binahong oleh Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021141000096Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    31
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    31
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Daun binahong Anredera cordifolia (Ten.) Steenis biasa digunakan sebagai obat tradisional. Daun binahong oleh Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan dikenal sebagai obat batu ginjal, namun kemampuan melarutkan batu ginjal tersebut belum banyak dilaporkan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak dan fraksi daun binahong dalam melarutkan batu ginjal kalsium dan mengetahui golongan senyawa kimia dari fraksi aktif. Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan melarutkan batu ginjal kalsium dari ekstrak etanol 96%, fraksi n-heksana, etil asetat dan air dari daun binahong dan isolasi senyawa dari fraksi aktif. Masing- masing fraksi dan ekstrak dilarutkan dalam 10 mL aquadest dengan kadar 2%,4% dan 8% yang disebut sebagai larutan uji. Sebanyak 100 mg serbuk batu ginjal kalsium dengan ukuran partikel 60/80 direndam dalam larutan uji kemudian diinkubasi pada suhu 37oC selama 5 jam sambil dilakukan pengadukan setiap 1 jam selama 1 menit. Kadar kalsium ditetapkan dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom pada panjang gelombang 422,7 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan metode Analisis Varians (ANOVA). Rata-rata kelarutan kalsium batu ginjal terendah pada konsentrasi 2% dari ekstrak, fraksi n-heksana, etil asetat, dan air yaitu 2,83 mg/L; 2,02 mg/L; 2,67 mg/L dan 7,19 mg/L, sedangkan kelarutan tertinggi didapat pada konsentrasi 8% dari ekstrak, fraksi n-heksana, etil asetat, dan air yaitu 5,87 mg/L; 3,72 mg/L; 5,25 mg/L dan 9,22 mg/L. Berdasarkan hasil analisis kadar kalsium menggunakan SPSS 19 dengan metode ANOVA dua arah, masing-masing perlakuan memiliki kemampuan yang berbeda secara bermakna dalam melarutkan batu ginjal kalsium karena p < 0,05 pada ? = 0,05. Fraksi air menunjukkan kemampuan paling baik. Satu senyawa murni telah berhasil diisolasi dari fraksi air memberikan serapan pada panjang gelombang ?maks 202,8 nm menggunakan Spektrofotometer UV-Visibel dan memiliki gugus fungsi O-H (fenol), C=C aromatik, C-OH (fenol), C=O(karbonil) dan C-H aromatik menggunakan spektrofotometer inframerah.

    Kata kunci : Obat tradisional, daun Anredera cordifolia, batu ginjal, kalsium,
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi