Detail Cantuman

Image of Kajian jejaring ekologis untuk konservasi burung di kota bandung

 

Kajian jejaring ekologis untuk konservasi burung di kota bandung


KAJIAN JEJARING EKOLOGIS UNTUK KONSERVASI BURUNG DI
KOTABANDUNG

Tedi Setiadi

Program Studi Magister Ilmu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700095639.9 Set k/R.25.341Perpustakaan Pusat (REF.341)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    369. Set k/R.25.341
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;100 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    369. Set k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KAJIAN JEJARING EKOLOGIS UNTUK KONSERVASI BURUNG DI
    KOTABANDUNG

    Tedi Setiadi

    Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Padjadjaran

    ABSTRAK

    Penelitian rnengenai ruang terbuka hijau rnelalui pendekatan konsep
    jejaring ekologis di Kota Bandung dengan objek penelitian yaitu tarn an kota dan
    jalur hijau jalan di wilayah Cibeunying telah dilakukan pada bulan Maret-Agustus
    2010. Analisis dilakukan dengan rnelakukan penilaian keberadaan spesies target
    (Betet Psittacula alexandri dan Ungkut-ungkut Megalaima haemachepala).
    Penelitian ini bertujuan untuk rnenggarnbarkan jejaring ekologis bagi spesies
    target di wilayah penelitian berdasarkan pernanfaatan daerah inti dan koridor
    hijau. Aspek yang kernudian dianalisis yaitu struktur vegetasi kornponen jejaring
    ekologis serta fungsi yang dihasilkannya bagi spesies target.

    Metode penelitian yang digunakan yaitu rnetode kuantitatif. Penelitian
    diawali dengan identifikasi kornponen jejaring ekologis, kernudian dilakukan
    analisis vegetasi, kernarnpuan rnenyediakan surnber rnakanan dan lokasi untuk
    berkembang biak bagi spesies target.

    Temuan penelitian rnenunjukkan bahwa terdapat tiga daerah inti (Taman
    Ganesha, Taman Maluku, dan Tarnan Lalu lintas) dan 12 jalur hijau jalan sebagai
    komponen jejaring ekologis. Struktur vegetasi di daerah inti tersebut bersifat
    kompleks dengan indeks keanekaragarnan jenis berkisar antara 2,17 s.d 2,68.
    Seeara urnurn jenis vegetasi yang rnendukung kehadiran spesies target adalah
    Kiaeret (Spathodea campanulata), Ganitri (Elaeocarpus ganitrus), Cernara
    iCasuarina equisetifolia), dan Kelapa Sawit (Elaecis guanensis) untuk burung
    Betet. Kernudian jenis Cernara angin (Casuarina equisetifolia), Angsana
    (Pterocarpus indicus), Ganitri (Elaeocarpus ganitrus), Kenari (Canarium
    commune), dan Kiacret (Spathodea campanulata) untuk burung Ungkut-ungkut.
    Seeara fungsional, dua blok yaitu Blok Tarnan Ganesha dan Blok Tarnan Maluku
    mampu rnernberikan layanan ekologis pendukung kehidupan berupa surnber
    makanan dan sarana berkernbang biak bagi spesies target. Narnun, dua populasi
    spesies target tersebut terisolasi satu dengan lainnya. Hal ini ditunjukkan oleh
    nilai indeks konektivitas (0,33) yang rnencatat bahwa hanya terdapat satu koridor
    antara daerah inti yang berfungsi dalam rnendukung perpindahan spesies target.
    Koridor tersebut adalah jalur hijau jalan antara Taman Maluku dengan Tarnan
    Lalu lintas (keduanya berada di Blok Taman Maluku).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi