
Text
Penetapan Kadar dan Aktivitas Antioksidan Daidzein dan Genistein Dalam Beberapa Varietas Baru Kedelai Kuning (Glycine max)
Kedelai kuning mengandung senyawa isoflavon berupa daidzein dan genistein. Genistein adalah antioksidan yang paling kuat dan diikuti daidzein yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021141000090 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 3026Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2014 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 3026Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Kedelai kuning mengandung senyawa isoflavon berupa daidzein dan genistein. Genistein adalah antioksidan yang paling kuat dan diikuti daidzein yang merupakan kedua terkuat. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kadar daidzein dan genistein pada 22 varietas kedelai kuning. Kedelai kuning dihidrolisis dan dimaserasi menggunakan HCl 4N dan etanol 96%.Kadar daidzein dan genistein ditentukan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) yang telah dioptimasi dan divalidasi. Kadar daidzein tertinggi terdapat dalam varietas UP 142 dengan kadar daidzein 0,235 %. Kadar genistein tertinggi terdapat dalam varietas UP 156 dengan kadar genistein 0,06 %. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada UP 142 dan UP 156 menggunakan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak UP 142 memiliki aktivitas antioksidan lebih besar dengan nilai IC50sebesar 635,908 ppm dibandingkan ekstrak UP 156dengan nilai IC50sebesar 1131,281ppm. Kedua ekstrak merupakan antioksidan yang sangat lemah.
Kata kunci : Kedelai kuning, daidzein, genistein, KCKT, DPPH -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






