
Text
Analisis Minimalisasi Biaya Penggunaan Seftriakson-Metronidazol dan Sefotaksim-Metronidazol Pada Pasien Apendisitis Anak di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Periode 2011-2013
Salah satu terapi profilaksis pada pasien pasca operasi apendisitis adalah dengan terapi antibiotik. Biaya antibiotik yang menjadi salah satu ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021141000062 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2997Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2014 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2997Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Salah satu terapi profilaksis pada pasien pasca operasi apendisitis adalah dengan terapi antibiotik. Biaya antibiotik yang menjadi salah satu komponen dalam anggaran farmasi di rumah sakit perlu dikaji melalui studi farmakoekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi alternatif biaya terendah (cost minimization) dari dua program terapi antibiotik yang digunakan pada pasien rawat inap apendisitis anak pada salah satu rumah sakit di kota Bandung periode tahun 2011-2013. Penelitian ini merupakan studi analisis dengan pengumpulan data secara retrospektif. Data diambil dari rekam medis pasien rawat inap apendisitis anak yang mendapat terapi antibiotik seftriakson-metronidazol dan sefotaksim-metronidazol. Komponen biaya yang dikumpulkan meliputi biaya antibiotik, biaya tindakan, biaya penunjang, biaya rawat inap, dan biaya administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya perawatan kombinasi seftriakson-metronidazol sebesar Rp 4.413.723,53 dan kombinasi sefotaksim-metronidazol sebesar Rp 4.483.750,00. Secara statistika, biaya kombinasi antibiotik seftriakson-metronidazol tidak berbeda signifikan dengan kombinasi sefotaksim-metronidazol.
Kata Kunci : antibiotik, cost-minimization, apendisitis, seftriakson, sefotaksim -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






