Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Analisis Minimalisasi Biaya Penggunaan Kombinasi Antipsikotika Pasien Skizofrenia Fase Akut di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat Periode 2012-2014


Skizofrenia merupakan salah satu gangguan paling kompleks berhubungan dengan kejiwaan. Pengobatan dapat dilakukan secara farmakoterapi yaitu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021141000057Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2992
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2992
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Skizofrenia merupakan salah satu gangguan paling kompleks berhubungan dengan kejiwaan. Pengobatan dapat dilakukan secara farmakoterapi yaitu penggunaan antipsikotika dan rehabilitasi psikososial. Antipsikotika tipikal (haloperidol) dan atipikal (olanzapine) sering digunakan dalam pengobatan skizofrenia, baik dengan penggunaan secara peroral maupun secara parenteral atau injeksi intramuskular namun olanzapin injeksi intramuskular dari segi biaya lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pilihan yang memiliki biaya terendah antara kelompok terapi injeksi intramuskular haloperidol dan olanzapine pada pasien skizofrenia selama dirawat inap di ruang intensif Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat dengan asumsi outcome yang sama (analisis minimalisasi biaya). Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari data rekam medis pasien skizofrenia di ruang intensif. Biaya yang dikumpulkan terdiri dari biaya antipsikotika, biaya tindakan, biaya penunjang, biaya rawat inap dan biaya administrasi. Penelitian memberikan hasil pasien inkulusi dari kelompok terapi injeksi intramuskular haloperidol sebanyak 10 pasien dan kelompok terapi injeksi intramuskular olanzapin sebanyak 25 pasien. Dari analisis biaya, rata-rata total biaya perawatan kelompok terapi injeksi intramuskular haloperidol (rata-rata lama rawat inap 11 hari) sebesar Rp2.191.579,2 dan kelompok terapi injeksi intramuskular olanzapin (rata-rata lama rawat inap 10 hari) sebesar Rp2.554.048,12. Dapat disimpulkan bahwa kelompok terapi injeksi intramuskular haloperidol lebih efisien dibandingkan kelompok terapi injeksi olanzapin.

    Kata kunci : Skizofrenia, antipsikotika injeksi intramuskular, minimalisasi biaya
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi