Detail Cantuman

Image of Keberlanjutan pengelolaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro dalam perspektif political ecology

 

Keberlanjutan pengelolaan pembangkit listrik tenaga mikrohidro dalam perspektif political ecology


KEBERLANJUTANPENGELOLAAN
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO
DALAM PERSPEKTIF POLITICAL ECOLOGY
(Studi Kasus di Desa ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700075621.312 Pit k/R.274Perpustakaan Pusat (REF.274)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    621.312 Pit k/R.274
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;161 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    621.312 Pit k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KEBERLANJUTANPENGELOLAAN
    PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO
    DALAM PERSPEKTIF POLITICAL ECOLOGY
    (Studi Kasus di Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang,
    Kabupaten Subang, Jawa Barat)

    ABSTRAK

    Sebagai salah satu pembangkit listrik yang memanfaatkan energi
    terbarukan dan penerapannya mudah untuk perdesaan dan daerah terpencil,
    Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) telah dibangun oleh beberapa
    organisasi nonpemerintah (Omop), perusahaan swasta, organisasi pemerintah, dan
    organisasi lokal yang berbasis komuniti. Saat ini, ada sebagian PL TMH yang
    masih beroperasi dan sebagian lagi sudah tidak beroperasi. Salah satunya yang
    masih beroperasi ialah PL TMH Cintamekar di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
    PLTMH Cintamekar tidak hanya dikelola oleh komuniti itu sendiri, melainkan ada
    pihak-pihak ekstemal yang terlibat. Pada sisi lain, perkembangan PLTMH terkait
    dengan waeana, kebijakan, dan kondisi pasar dalam konteks yang lebih luas
    daripada tingkat lokal. yang mempengaruhinya. Dalam konteks tersebut,
    keberianjutan pengelolaan PL TMH dijelaskan dalam perspektif political ecology.

    Penelitian ini menggunakan metode kualitatif seeara dominan dan metode

    kuantitatif seeara kurang dominan. Penggunaan metode kualitatif seear minan

    relatif tepat untuk menggambarkan proses pengelolaan PL TMH pada k ang

    dipilih. Unit analisis dalam penelitian ini ialah pengelolaan PL TMH Y g berbasis
    komuniti. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan teknik pengamatan,
    wawaneara, studi kepustakaan, dan survai.

    Hasil penelitian ini menunjukkan PL TMH Cintamekar yang dikelola oleh
    Koperasi Mekarsari (organisasi yang berbasis komuniti), PT. HIBS (pihak wasta),
    dan IBEKA (organisasi nonpemerintah), dipengaruhi oleh beberapa hal yang
    mempengaruhi keberlanjutan pengelolaan PL TMH tersebut. Potensi keberlanjutan
    PLTMH dalam konteks komuniti, terdiri dari modal sumberdaya alam dan modal
    sosial. Potensi lainnya ialah peningkatan kualitas hidup karena adanya program­
    program yang dibiayai dari hasil penjualan listrik PL TMH. Dalam konteks yang
    lebih luas tentang pengelolaan PLTMH, aspek-aspek ekstemal yang berpotensi
    terhadap keberlanjutan pengelolaan PL TMH tersebut terdiri dari peranan pihak­
    pihak luar, waeana yang terkait langsung dan atau tidak langsung tentang PL TMH,
    pasar penjualan listrik, dan kebijakan pemerintah tentang pengembangan teknologi
    pengolahan energi yang terbarukan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi