
Text
Aktivitas Antibaktari Ekstrak dan Fraksi Daun Nanas Kerang (Tradescantia spathacea Swartz) Terhadap Escherichia coli Isolat Klinis dan Shigella dysenteriae Isolat Klinis
Diare menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu tumbuhan yang secara empirik memiliki aktivitas antidiare adalah daun nanas kerang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01021141000042 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 2977Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : ., 2014 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 2977Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi NULLSubyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab NULL -
Diare menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu tumbuhan yang secara empirik memiliki aktivitas antidiare adalah daun nanas kerang (Tradescantia spathacea Swartz). Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri daun nanas kerang terhadap Escherichia coli isolat klinis dan Shigella dysenteriae isolat klinis penyebab diare. Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi simplisia, uji aktivitas antibakteri ekstrak, fraksinasi ekstrak, uji banding aktivitas antibakteri ekstrak dan fraksi, penetapan Konsentrasi Hambatn Tumbuh Minimum (KHTM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) fraksi teraktif, penapisan fitokimia dan Profil KLT Bioautografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun nanas kerang memiliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli dan S. dysenteriae. Fraksi etil asetat asam dari ekstrak daun nanas kerang, fraksi teraktif, memiliki KBM sebesar 1,88% (b/v) untuk S.dysenteriae isolat klinis dan E. coli isolat klinis untuk 3,75% (b/v). Dari hasil penapisan fitokimia dan profil KLT, fraksi etil asetat asam mengandung senyawa golongan flavonoid dan kuinon yang diduga memiliki aktivitas antibakteri.
Kata kunci :Daun nanas kerang, Tradescantia spathacea Sw, Antibakteri, E. coli, S. dysenteriae, KLT Bioautografi,Flavonoid, Kuinon. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






