Dinamika berbagi tema fantasi dalam komunikasi organisasi islam (studi konvergensi simbolik jamaah tabligh di Jakarta)
Ilham Prisgunanto; 170130060051 ; Dinamika Berbagi Tema Fantasi Dalam
Komunikasi Organisasi Islam (Studi Konvergensi Simbolik Jamaah Tabligh ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001110100027 302.3 Pri d/R.17.168 Perpustakaan Pusat (REF.17.168) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.3 Pri d/R.17.168Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2011 Deskripsi Fisik xvi,;322 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.3 Pri dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Prisgunanto , Ilham -
Ilham Prisgunanto; 170130060051 ; Dinamika Berbagi Tema Fantasi Dalam
Komunikasi Organisasi Islam (Studi Konvergensi Simbolik Jamaah Tabligh di
Jakarta) ; Program Pasca Sarjana UNPAD, 2010 ; Tim Promotor Prof. H. Deddy
Mulyana, MA, Ph.D.; Prof. Dr. H. Soleh Soemirat, Drs, M.S; Prof. Dr. Hj. Mien
S. Hidayat, Dra, M.S.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika berbagi tema fantasi
dalam komunikasi organisasi Jamaah Tabligh. Penelitian ini berpijak pada
perspektif subyektivis/intepretif dengan pendekatan kajian-kajian komunikasi
organisasi konteks budaya. Penelitian menggunakan pendekatan konvergensi
simbolik sumber data dari 13 orang jamaah yang sedang menjalankan khuruj di
beberapa wilayah di Jakarta, Tangerang, Ciputat dan Serpong pada wilayah
Markaz J ami Kebon J eruk - Jakarta.
Dari penelitian ini dapat dibuktikan bahwa J amaah Tabligh adalah
organisasi yang memiliki struktur, pimpinan, bawahan, pola hubungan, tata aturan
dan tujuan. Dalam konteks organisasi Jamaah Tabligh dapat terbagi menjadi dua
jamaah yang sadar organisasi dan tidak sadar organisasi (istilah putus halaqoh).
Pada jamaah yang tidak sadar akan organisasi, tema-tema fantasi, pola interaksi
dan konsep diri, gaya berdakwah, pemahaman akan simbol-simbol sangat berbeda
dengan yang sadar akan organisasi. Pada jamaah ini tidak terjadi proses
pemahaman organisasi (koorientasi) yang berpatokan pada kesepakatan bersama
(master contract) yang ada dalam konteks komunikasi organisasi budaya Jamaah
Tabligh. Jamaah model ini akan menafsirkan dan mengutamakan logikanya
sendiri, sehingga keluar jalur dan tercipta Dai tidak seperti yang diinginkan
markaz (Dai Paripuma). Berbeda dengan itu jamaah yang sadar organisasi akan
terjaga dalam atribusi pemaknaan atas pemahaman diri karena selalu ada
konfirmasi dan kontrol terhadap organisasi (markaz). Dengan demikian tidak akan
ada pemaknaan jamaah yang melenceng terhadap simbol-simbol fantasi pribadi,
karena terjaga secara organisasi. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






