Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Peningkatan Ketersediaan Hayati Kalsium Atorvastatin Pada Tikus Galur Wistar Melalui KO-Kristalisasi Isonikotinamida Dengan Metode Solvent Evaporatoration


Rendahnya bioavailabilitas oral suatu zat aktif bisa saja diakibatkan oleh rendahnya kelarutan, degradasi pada saluran pencernaan maupun klirens ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021141000033Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    2967
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    2967
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Rendahnya bioavailabilitas oral suatu zat aktif bisa saja diakibatkan oleh rendahnya kelarutan, degradasi pada saluran pencernaan maupun klirens presistemik yang tinggi. Berbagai pendekatan yang dapat memperbaiki sifat-sifat tersebut tentu saja dapat meningkatkan bioavailabilitas zat aktif. Kalsium atorvastatin merupakan obat anti-hiperlipidemia yang sekarang ini banyak digunakan, memiliki kelarutan yang kurang baikdan ketersediaan hayati yang hanya mendekati 14%. Untuk meningkatkan ketersediaan hayati obat yang rendah salah satunya adalah dengan meningkatkan kelarutan dengan cara ko-kristalisasi. Ko-kristal adalah material yang mengandung dua atau lebih molekul berbeda yang membentuk satu fasa kristalin baru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketersediaan hayati ko-kristal kalsium atorvastatin di dalam plasma tikus.Karakterisasi ko-kristal dilakukan dengan difraksi sinar-x, spektrofotometri FT-inframerah, dan differential scanning calorimetry(DSC). Suspensi encer yang mengandung ko-kristal kalsium atorvastatin (setara dengan 20 mg kalsium atorvastatin) diberikan kepada tikus. Sampel darah diambilpada waktu 0; 0,5; 1; 2; 4; dan 8 jam setelah pemberian obat. Kadar kalsium atorvastatin dalam plasma dianalisis dengan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Ko-kristal kalsium atorvastatin-isonikotinamid (1:1) dibuat dengan metode solvent evaporation meningkatkan ketersediaan hayati relatif dari kalsium atorvastatin hingga 3,6 kali dan dibandingkan dengan tablet inovator dapat menghasilkan hingga 2,36 kali.
    Kata kunci: Kalsium atorvastatin, isonikotinamid, ko-kristal, ketersediaan hayati, kromatografi cair kinerja tinggi, solvent evaporation
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi