Detail Cantuman

Image of Pengelolaan kolaboratif wisata alam Gunung Pulosari di Kabupaten Pandeglang Povinsi Banten

 

Pengelolaan kolaboratif wisata alam Gunung Pulosari di Kabupaten Pandeglang Povinsi Banten


PENGELOLAAN KOLABORATIF

WISATA ALAM GUNUNG PULOSARI
DlKABUPATENPANDEGLANGPROVIN~BANTEN

ABSTRAK

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700019639.959 821 1 MEj p.R.25.344Perpustakaan Pusat (REF.344)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    639.959 821 1 MEj p.R.25.344
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;156 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    639.959 821 1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGELOLAAN KOLABORATIF

    WISATA ALAM GUNUNG PULOSARI
    DlKABUPATENPANDEGLANGPROVIN~BANTEN

    ABSTRAK

    Kerjasama pengelolaan wisata alam Gunung Pulosari secara resmi
    dilakukan mulai tahun 2008 yang melibatkan peran beberapa pihak. Kerjasama
    pengelolaan dilakukan dengan pendekatan kolaboratif, sebagai core members
    yaitu : Perum Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan
    Pernerintah Desa, Penelitian ini mengidentifikasi kerjasama pengelolaan yang
    berlangsung ditinjau dari konsep-konsep pengelolaan kolaboratif. Tujuan
    penelitian adalah untuk mengkaji kerjasama pengelolaan berdasarkan pada
    karakteristik pengelolaan kolaboratif dan karakteristik keberhasilan kolaboratif;
    mernberikan arahan untuk upaya-upaya pengembangan pengelolaan kolaboratif;
    dan merumuskan strategi yang dapat diterapkan untuk mendukung upaya-upaya
    pengernbangan pengelolaan kolaboratif.

    Penelitian menggunakan metode kualitatif secara dominan dan ditunjang
    dengan metode kuantitatif. Faktor-faktor Internal dan eksternal dianalisis
    menggunakan analisis SWOT untuk merumuskan strategi yang mendukung
    upaya-upaya pengembangan pengelolaan kolaboratif.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kerjasama pengelolaan wisata
    alam Gunung Pulosari belum sepenuhnya sesuai dengan pola pengelolaan
    rnenurut karakteristik pengelolaan kolaboratif. Begitu pula kondisi
    pengelolaannya belum sepenuhnya menunjukkan kondisi yang mend~

    keberhasilan pengelolaan kolaboratif. Upaya-upaya pengembangan pen laan

    kolaboratif wisata alam Gunung Pulosari adalah dengan menin dan

    rnernperkuat beberapa aspek, antara lain: persamaan pandangan; relationship;
    kesepakatan; partisipasi; sharing; komitmen; komunikasi; kemampuan; investasi
    finansial; wilayah kerjasama dan pelibatan para pihak. Di sisi lain, strategi
    prioritas yang dapat diterapkan untuk mendukung upaya-upaya pengembangan
    pengelolaan kolaboratif wisata alam Gunung Pulosari yaitu strategi memperkuat
    konsolidasi untuk mengatasi berbagai kelemahan dalam kerjasama pengelolaan
    dengan memanfaatkan dukungan para pihak yang concern dan jaringan yang ada
    serta rnemandang prospek pengembangan wisata alam sebagai peluang.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi