Detail Cantuman

Image of Pengaruh penambahan saccharomyces cerevisiae dan kotoran sapi perah terhadap pembentukan gas metana dalam fermentasi anaerobik kering pada sampah organik rumah tangga

 

Pengaruh penambahan saccharomyces cerevisiae dan kotoran sapi perah terhadap pembentukan gas metana dalam fermentasi anaerobik kering pada sampah organik rumah tangga


Sampah rumah tangga sebaiknya dimanfaatkan agar tidak menimbulkan
berbagai masalah lingkungan. Sampah dapat dimanfaatkan dengan menggunakan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700006628.3 Les p/R.25.297Perpustakaan Pusat (REF.297)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    628.3 Les p/R.25.297
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;92 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    628.3 Les p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Sampah rumah tangga sebaiknya dimanfaatkan agar tidak menimbulkan
    berbagai masalah lingkungan. Sampah dapat dimanfaatkan dengan menggunakan
    Saccharomyces cerevisiae 'dan kotoran sapi perah untuk pembentukan biogas,
    Untuk mendapatkan biogas terbaik dan kualitas sludge sebagai pupuk yang
    memenuhi standar diperlukan dosis Saccharomyces cerevisiae dan kotoran sapi
    perah yang tepat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah
    pengolahan sampah rumah tangga dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae
    dan kotoran sapi perah memberikan manfaat ekonomi.

    Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan
    Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 3. Perlakuan terdiri atas dua
    faktor yaitu jumlah penambahan Saccharomyces cerevisiae (0 gr, 2 gr dan 4 gr)
    dan perbandingan sampah dengan kotoran sapi perah (1 :0, 2: 1, 1: 1, 1 :2) yang
    diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan terbaik dalam penelitian laboratorium diuji
    dalam skala semi pilot. Hasil penelitian semi pilot digunakan sebagai rancangan
    dasar untuk perhitungan kelayakan ekonomi.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Saccharomyces
    cerevisiae 2 gr pada perbandingan sampah dengan kotoran sapi perah 1:1 (F2S1)
    menghasilkan kadar biogas terbaik yaitu 0,0128m3 dan sludge terbaik sebagai
    pupuk dengan kadar Nisbah CIN sludge 14,29 dan slurry 13,65 berada pada kisaran
    standar nisbah CIN SNI 19-7030-2004 yaitu antara 10-20. Hasil analisis fmansial
    menunjukkan bahwa kegiatan pengolahan sampah menjadi biogas dan sludge
    sebagai pupuk yang layak dilakukan dan memberikan manfaat ekonomi dengan
    nilai Net Present Value pada sulru bunga 15% sebesar Rp.6.585.154.694,-, Benefit Cost
    Ratio sebesar 10,73, Internal rate Return sebesar 45,85 % dan nilai Payback Period 0,12
    tahun
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi