Penerapan Treatment sleep hygiene pada penderita insomnia untuk mendapatkan pola tidur sehat
Penelitian ini didasarkan pada kondisi penderita insomnia yang mengalami
gangguan tidur dikarenakan gaya hidup yang kurang sehat, adanya ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100700106 616.849 82 Ari p/R.19.247 Perpustakaan Pusat (REF.19.247) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 616.849 82 Ari p/R.19.247Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xv, 106 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 616.849 82 Ari pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Arifin, Mayenrisari -
Penelitian ini didasarkan pada kondisi penderita insomnia yang mengalami
gangguan tidur dikarenakan gaya hidup yang kurang sehat, adanya perilaku
perilaku yang menimbulkan gangguan tidur. Juga dikarenakan keseimbangan
regulasi circadian yang terganggu, serta adanya kesehatan tidur yang buruk.
Untuk preventif agar tidak tercipta insomnia atau untuk meminalisir simtom
simtom gangguan tidur, perlu adanya behavior treatment untuk mencapai sleep
hygiene. Sleep hygiene merupakan sebutan yang diberikan oleh terapis mengenai
sekumpulan perilaku teratur yang diberikan pada penderita insomnia untuk
meningkatkan kesehatan tidur.
Berdasarkan penelitian sebelumnya, seperti yang telah dilakukan oleh
Brown, dkk, (2006) yang menerapkan pengembangan STEPS (Sleep Treatment
and Education Program for Students). Penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi sejauh mana efektivitas pemberian psikoedukasi tentang tidur yang
sehat untuk meningkatkan kualitas tidur. Hasilnya membuktikan bahwa 66
partisipan dalam kelompok kontrol mengalami peningkatan kualitas tidur dengan
menggunakan PSQI (Pittsburg Sleep Quality Index) sebagai pre-test dan post-test
untuk mengukur kualitas tidur. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa
pemberian informasi dan edukasi secara menyeluruh tentang kesehatan tidur
memiliki peranan penting dalam meningkatkan pemahaman individu tentang
kesehatan tidur untuk mengatasi gangguan tidur.
Berdasarkan kondisi tersebut, peneliti mencoba merancang behavior
treatment sleep hygiene untuk menganalisis apakah treatment tersebut efektif
digunakan untuk mengatasi perilaku-perilaku gangguan tidur yang dialami oleh
penderita insomnia. Treatment sleep hygiene adalah terapi perilaku yang berisikan
informasi tentang perilaku-perilaku positif yang sebaiknya dilakukan untuk
menunjang kesehatan tidur, serta pembatasan pada perilaku-perilaku yang dapat
memicu terjadinya gangguan tidur. Studi kasus penelitian ini membuktikan bahwa
kedua subyek penelitian yang ada di Kota Bandung setelah diberikan treatment
sleep hygiene mendapatkan perubahan perilaku ke arah po la tidur sehat dan
dibuktikan bahwa treatment sleep hygiene efektif untuk menurunkan simtorn
gangguan tidur.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






