komunikasi Perempuan Dalam Ikatan Kawin Kontrak
ABSTRAK
Nurbani;L3G050006;Komunikasi Perempuan dalam Ikatan "Kawin Kontrak" (Studi tentang Konstruksi Realitas Hidup Pelaku Kawin Kontrak di ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001100700098 380.306 811 73 Nur k Perpustakaan Pusat (REF.21.27) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 380.306 811 73 Nur kPenerbit Program Pasca Sarjana : Bandung., 2010 Deskripsi Fisik xx,;323 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 380.306 811 73Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Nurbani -
ABSTRAK
Nurbani;L3G050006;Komunikasi Perempuan dalam Ikatan "Kawin Kontrak" (Studi tentang Konstruksi Realitas Hidup Pelaku Kawin Kontrak di Puncak Jawa Barat); Program Pascasarjana UNPAD, 2005; Promotor: Prof. H. Judistira K.Garna, Ph.D.; Prof.H. Deddy Mulyana, Ph.D., MA; Prof.Dr.H.Engkus Kuswarno, Drs., MS.
Penelitian ini bertujuan memperoleh dan mengkaji realitas kawin kontrak identitas dan pola komunikasi yang dialarni perempuan sebagai pelakunya. Penelitian kualitatif ini menjadikan lima orang sebagai informan pangkal dan enam orang perempuan pelaku Kawin Kontrak sebagai informan pokok. Data diperoleh dengan cara wawancara mendalam, pengamatan berperan serta, dan studi dokumentasi dimana analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, realitas kawin kontrak yang terjadi menemukan adanya dua hubungan ketika melakukan interaksi secara intim yaitu hubungan melalui perkawinan (kawin siri resmi, kawin siri imitasi, kawin kontrak resmi, kawin kontrak imitasi) dan hubungan tanpa melalui perkawinan (booking, long term, dan short term). Transaksi (aktif dan pasif), Trans-Religius (meningkat dan menurun) serta Transisi (profesi dan posisi) merupakan kategori informan berdasarkan alasan melakukan kawin kontrak. Kedua, identitas diri perempuan pelaku kawin kontrak dapat dilihat dari dua sisi yang berbeda. Di satu sisi ditemukan identitas Imajinasi (semaunya) dan di sisi lain ditemukan identitas Riil (semuanya); ketiga, pola komunikasi perempuan pelaku kawin kontrak dominan bergantung kepada pasangannya, komunikasi verbal yang menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris; keempat, terjadi saling bergantung perempuan pelaku kawin kontrak dengan biong ketika berlangsungnya komunikasi, komunikasi verbal dilakukan dengan Bahasa Sunda diselingi dengan Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia; kelima, tidak ditemukan saling bergantung komunikasi antara perempuan pelaku kawin kontrak dengan warga sekitarnya, komunikasi verbal dan non verbal ditemukan dalam setiap interaksi
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






