<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10808">
 <titleInfo>
  <title>Embriogenesis Somatik Dari Kultur Meristem Jahe (Zingiber Officinale Rosc.) Pada Medium MS Dan N6 Dengan Penambahan Berbagai Konsentrasi Sukrosa</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurzaman, Mohamad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;123 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>v &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian mengenai embriogenesis somatik dari kultur meristem jahe (Zingiber &#13;
officinale Rose.) pada medium MS dan N6 dengan penambahan berbagi konsentrasi &#13;
sukrosa telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh medium dasar yang &#13;
tepat untuk meningkatkan regenerasi embrio somatik jahe asal eksplan meristem dan &#13;
mendapatkan konsentrasi sukrosa yang terbaik pada tahap pendewasaan untuk menekan &#13;
perkecambahan dini dan meningkatkan regenerasi embrio somatik. Metode penelitian &#13;
yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskripsi dan eksperimental. Penelitian &#13;
ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahap perkembangan embrio. Tahap pertama &#13;
induksi kalus menggunakan medium MS + 1 mgIL 2,4D + 3 mgIL BA+ 2% sukrosa &#13;
+ IOOmgIL g!utamin. Tahap kedua proliferasi kalus embriogenik menggunakan &#13;
medium MS dan N6 yang masing-masing ditambah 3% manitol. Tahap ketiga &#13;
pendewasaan dengan dua faktor yaitu medium: MS dan N6 serta konsentrasi sukrosa: 2%, &#13;
4%, 6%, 8%, 10%, 12%. Tahap ke empat regenerasi dengan medium MS + BA 0,5 &#13;
mg/L + GA3 1 mgIL. + 1- prolin 200 mg/L. dan MS + BA 0,5 mgIL + GA3 0,5 &#13;
mgIL. + 1- prolin 200 rng/L. Tahap ke lima pertumbuhan planlet dengan medium MS + &#13;
3% sukrosa serta multiplikasi pada medium MS + BA? 2 mglL. Hasil penelitian &#13;
menunjukan bahwa pada medium MS + 1 mgIL 2,4D + 3 mgIL BA + 2% Sukrosa + &#13;
100 mg/L Glutamin terbentuk kalus embriogenik sebesar 91,07%. Medium proliferasi &#13;
MS menghasilkan embrio somatik globular rata-rata jumlah embrio 55,75 dan &#13;
berpengaruh nyata dibanding medium N6. Pada tahap pendewasaan rata-rata jumlah &#13;
embrio somatik dewasa pad a medium MS sebesar 16,48 lebih tinggi dan berbeda nyata &#13;
dibanding medium N6. Konsentrasi sukrosa 8% pad a medium MS mampu menekan &#13;
perkecambahan dini dan menghasilkan rata-rata jumlah embrio tertinggi dibanding &#13;
konsentrasi sukrosa lainnya. Hal baru yang ditemukan pada penelitian ini adalah &#13;
terbentuknya embrio sornatik sekunder pada per lakuan konsentrasi sukrosa 8% dalam &#13;
medium dasar MS pada tahap pendewasaan embrio somatik. Fenornena ini akan menjadi &#13;
sesuatu harapan yang besar untuk meningkatkan kapasitas regenerasi embriogenesis &#13;
somatik pada kultur meristem jahe. Pada tahap regenerasi, dalam medium MS + BA 0,5 &#13;
mgIL + GA3 1 mgIL + I-prolin 2l&gt;0 mgIL embrio somatik mampu berregenerasi &#13;
dengan baik, untuk selanjutnya di subkultur pada medium pertumbuhan dan multiplikasi &#13;
tunas. Planlet yang diperoleh sebanyak 6 planlet normal/ 0,5 g kalus embriogenik. Dari &#13;
hasil penelitian diperoleh protokol meningkatkan regenerasi embriogenesis somatik dari &#13;
kultur meristem jahe (Zingiber officinale Rose.) &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Nurzaman, Mohamad</note>
 <subject authority="">
  <topic>(Zingiber officinale Rose.)</topic>
 </subject>
 <classification>584.39</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>584.39 Nur e/R.14.57</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100215</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.57)</sublocation>
    <shelfLocator>584.39 Nur e/R.14.57</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10808</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 08:44:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>