Detail Cantuman

Image of Kadar katalase dan malondialdehid serum sebagai faktor risiko gangguan pendengaran akibat bising mesin tenun pada pekerja bagian weaving di satu pabrik tekstil

 

Kadar katalase dan malondialdehid serum sebagai faktor risiko gangguan pendengaran akibat bising mesin tenun pada pekerja bagian weaving di satu pabrik tekstil


ABSTRAK
Gangguan Pendengaran Akibat Bising (GPAB) adalah gangguan pendengaran sensorineural yang terjadi akibat paparan bising dalam jangka ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100172617.8 Ang k/R.13.104Perpustakaan Pusat (REF.13.104)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.8 Ang k/R.13.104
    Penerbit Program Pascasarjana Ilmu Kedokteran UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;177 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    617.8
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Gangguan Pendengaran Akibat Bising (GPAB) adalah gangguan pendengaran sensorineural yang terjadi akibat paparan bising dalam jangka waktu lama, kontinyu sehingga akan mengakibatkan gangguan mekanik serta metabolik pada organ-organ manusia khususnya organ pendengaran. Dampak yang terjadi bersifat menetap, serta tidak dapat kembali pada fungsi pendengaran normal akibat kerusakan menetap pada sel rambut luar koklea, yang merupakan sel sensoris pendengaran mahiuk hidup. Untuk menanggulangi maksud tersebut diperlukan upaya deteksi dini guna melindungi fungsi pendengaran mereka yang terpapar bising.
    Telah banyak penelitian di luar yang menggunakan binatang sebagai sarana untuk mendeteksi perubahan metabolik pada sel akibat perubahan kadar erizim anti oksidan endogen salah satunya Katalase serta proses kerusakan sel yang ditandai dengan peningkatan kadar Malondialdehid. Penelitian pada manusia khususnya kelompok yang terpapar bising masih belum terdapat kejelasan basil mengenai hubungan faktor-faktor di atas terhadap kejadian GPAB.
    Penelitian ini menggunakan rancangan kasus — kontrol untuk mengetahui hubungan antara perubahan enzim antioksidan endogen Katalase (KAT) serta. Malondialdehid (MDA) serum dengan derajat GPAB. Dalam periode Agustus Oktober 2009 telah dilakukan penelitian di Bagian weaving satu pabrik tekstil di Bandung dan didapatkan 75 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inidusi dan eksklusi dengan metode consecutive admission sampling dibagi menjadi kelompok GPAB (40) dan kelompok kontrol/non GPAB (35). Kadar Katalase dan Malondialdehid serum diperiksa dengan metode Cayman's Catalase Assay Kit dan MDA Adduct Elisa Kit, sedangkan derajat GPAB diukur dengan pemeriksaan Audiometer Nada Murni dan Emisi Oto Akustik. Analisis dengan uji Chi-kuadrat, uji t, Mann Whitney, menghitung odd rasio (OR) dan 95% CI, nilai cut off Katalase, MDA, Rasio Katalase/MDA dengan kurva ROC serta analisis Regresi Logistik ganda.
    Hasil analisis multivariabel dengan menggunakan regresi logistik ganda pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap kejadian GPAB adalah kadar Katalase 5_ 2,9 U/mt dengan OR (95% CI): 6,123 (1,345-27,873); MDA 40,6 pmol/ml dengan OR (95% CI): 9,555 (2,018-45,246); Jenis kelamin perempuan OR (95% CI): 0,159 (0,034-0,751); masa kerja 10 tahun OR (95% CI): 5,11 (1,172-12,279). Rasio KAT/MDA pada GPAB : 0,124 (0,081).
    Disimpulkan bahwa, kadar Katalase dan Malondialdehid serum merupakan indikator adanya fak-tor risiko terjadinya GPAB pada pekerja yang terpapar bising.
    Kata kunci : Gangguan Pendengaran Akibat Bising, pekerja pabrik tekstil,
    weaving, KAT, MDA
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi