<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10693">
 <titleInfo>
  <title>Etnofarmakognosi Daun Jawer Kotok Plectranthus scutellaroides R.Br. Sebagai Anti Radang Komunitas Tatar Sunda</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Moektiwardoyo, Moelyono</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xx,;142 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Telah dilakukan survai etnofarmakognosi tumbuhan anti-inflamasi yang &#13;
digunakan komunitas Tatar Sunda dengan teknik wawancara berdasarkan metode &#13;
Participatory Rural Appraisal. Jumlah responden yang diwawancara dipilih 100 &#13;
orang, tanpa memperhatikan gender, tetapi berusia di atas 50 tahun. Hasil survey &#13;
mendapatkan 68 jenis tumbuhan, diantaranya jawer kotok (Plectranthus &#13;
scutellaroides (L. )R.Br.). &#13;
&#13;
Pengujian aktivitas anti-inflamasi pada hewan percobaan tikus putih jantan &#13;
(Ratus norwegicus) galur Wistar, dengan metode induksi inflamasi oleh karagenan &#13;
menunjukkan bahwa daun jawer kotok mempunyai aktivitas menghambat radang. &#13;
Pengujian anti-inflamasi dilakukan terhadap ekstrak etanol, dan fraksi-fraksi n­ &#13;
heksan, etil-asetat, serta fraksi air. Fraksi air menunjukkan aktivitas tertinggi &#13;
dibanding fraksi-fraksi lain. Pemisahan senyawa kimia dalam fraksi air dilakukan &#13;
dengan kromatografi kolom dipercepat dan kromatografi lapis tipis. Isolasi dengan &#13;
kromatografi lapis tipis preparatif menghasilkan senyawa FP-I yang amorf dan &#13;
berwarna kuning. Analisis spektrofotometri ultraviolet, inframerah, dan IH-RMI &#13;
serta 13C_RMI menunjukkan bahwa senyawa FP-I adalah kuersetin. Dalam minyak &#13;
atsiri teridentifikasi 49 komponen dengan metode Kromatografi Gas-Spektrometri &#13;
Massa. Kandungan komponen minyak atsiri kadar tertinggi teridentifikasi sebagai &#13;
fitol, diikuti germakren. &#13;
&#13;
Senyawa-senyawa yang teridentifikasi bukan senyawa-senyawa barn, namun &#13;
sebelumnya belum pernah dilaporkan keberadaanya dalam daunjawer kotok. &#13;
&#13;
Hasil penelitian membenarkan hipotesis bahwa pengetahuan &#13;
&#13;
etnofarmakognosi dapat menjadi dasar bagi pengembangan sediaan farmasetika &#13;
herbal dan penemuan obat barn. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Moektiwardoyo, Moelyono</note>
 <subject authority="">
  <topic>etnofarmakognosi dapat menjadi dasar bagi pengemba</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.321 Muk e/R14.60</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100100141</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.60)</sublocation>
    <shelfLocator>615.321 Muk e/R14.60</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10693</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:44:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-19 09:39:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>