Detail Cantuman

Image of Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Wellbeing) Pada Lansia Di Panti Wreda

 

Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Wellbeing) Pada Lansia Di Panti Wreda "X" Bandung



Penelitian ini mengambil judul hubungan antara dukungan sosial dengan
kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pad a ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700038155.67sug h/R.19.116Perpustakaan Pusat (REF.116)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.67sug h/R.19.116
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix, 131 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.67sug h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Penelitian ini mengambil judul hubungan antara dukungan sosial dengan
    kesejahteraan psikologis (psychological well-being) pad a lansia yang tinggal di
    panti wreda "X" Bandung. Maksud diadakannya penelitian ini adalah untuk
    melihat hubungan antara dua variabel, yaitu dukungan sosial dan kesejahteraan
    psikologis, serta melihat kontribusi dukungan sosial terhadap pembentukan
    kesejahteraan psikologis lansia di panti wreda "X" Bandung.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional
    dengan pendekatan kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data-data
    numerikal yang diolah dengan metode statistika. Populasi yang menjadi sasaran
    dalam penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Wreda "X" Bandung,
    populasi lansia yang tinggal di panti wreda "X" bandung ini adalah 88 lansia dan
    lansia memenuhi kriteria penentuan sampel berjumlah 49 orang.

    Pad a penelitian ini digunakan 2 macam alat ukur, alat ukur pertama
    digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia akan dukungan sosial
    yang dirasakannya dijaring dengan menggunakan alat ukur dukungan sosial dari
    yang disusun penulis berdasarkan empat dimensi dukungan sosial, dan terdiri
    dari 40 butir pernyataan. Hasil uji coba alat ukur menunjukkan nilai validitas
    antara 0,366-0,951 dengan nilai reliabilitas 0,968. Alat ukur kedua yaitu alat
    ukur kesejahteraan psikologis yang merupakan adaptasi dari alat ukur "Scale of
    Psychological Well-Being" dari Carol Ryff, yang mencakup keenam dimensi
    dalam psychological well-being. Alat ukur ini terdiri dari 42 butir pernyataan,
    dengan nilai validitas antara 0,368-0,848 dengan nilai reliabilitas 0,959.

    Berdasarkan hasil analisis data kebanyakan lansia di panti wreda "X"
    Bandung merasakan dukungan sosial yang tinggi (59,2%), pada analisis data
    juga terlihat kebanyakan lansia memiliki kesejahteraan psikologis yang cukup
    tinggi (97,9%). Pada analisis regresi yang dilakukan pada penelitian ini di
    dapatkan bahwa dimensi dukungan sosial, yaitu dukungan emosional dan
    dukungan penghargaan memberikan kontribusi yang lebih tinggi dan signifikan
    terhadap kesejahteraan psikologis lansia dibandingkan kedua dimensi dukungan
    sosiallainnya, yaitu dimensi dukungan instrumental dan dukungan informasi.

    Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan agar pengurus panti
    dan teman-teman sepanti sebaiknya tidak memberikan dukungan emosional,
    dukungan penghargaan, dukungan instrumental dan dukungan informasi secara
    terpisah-pisah dalam membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia,
    serta pada penelitian selanjutnya disarankan untuk meneliti mengenai pengaruh
    dari status sosial ekonomi, jaringan sosial, kompetensi pribadi, religiusitas,
    kepribadian atau jenis kelamin terhadap kesejahteraan psikologis.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi