Detail Cantuman

Image of EFISIENSI TEKNIS USAHATANI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN GARUT DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)

 

EFISIENSI TEKNIS USAHATANI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN GARUT DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)


Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekspor
yang tinggi. Saat ini jenis kopi specialty menjadi pilihan utama ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    007723330 Nia ePerpustakaan Pusat (REF.12.5.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    330 Nia e/R.12.5.1
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 77 hlm. Ilus ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    330
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekspor
    yang tinggi. Saat ini jenis kopi specialty menjadi pilihan utama dikalangan pecinta
    kopi. Kabupaten Garut merupakan salah satu penghasil kopi specialty. Di
    kabupaten Garut luas areal kebun kopi bertambah setiap tahunnya, namun
    produktifitasnya masih rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi
    adalah dengan menggunakan input produksi secara efisien.

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa efisiensi teknik usahatani
    kopi arabika di Kabupaten Garut serta menemukan faktor sosial ekonomi yang
    mempengaruhi tingkat efisiensi teknik tersebut.

    Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara
    langsung dengan petani sebanyak 106 orang. Data dianalisa dengan menggunakan
    model Data Envelopment Analysis (DEA) variable return to scale (VRS) dengan
    orientasi input. Input yang digunakan adalah luas areal, pupuk organik, pupuk
    anorganik, jumlah tanaman, dan jumlah tenaga kerja. Sedangkan output yang
    digunakan adalah basil yang berupa biji kopi.

    Hasil perhitungan DEA menunjukkan bahwa usahatani kopi dikabupaten
    Garut relatif efisien dengan rata-rata skor efisiensi 90%. Dari 106 responden,
    terdapat 45 orang petani yang memiliki skor efisiensi 100%. Faktor sosial ekonomi
    yang mempengaruhi skor efisiensi dianalisa dengan menggunakan Regresi Tobit,
    dimana Sekolah Lapang dan Bantuan yang mempengaruhi secara signifikan pada
    tingkat kepercayaan 99%, sedangkan variabel pengalaman mempengaruhi skor
    efisiensi secara signifikan pada tingkat kepercayaan 95%.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi