<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10560">
 <titleInfo>
  <title>EFISIENSI TEKNIS USAHATANI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN GARUT DENGAN PENDEKATAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NIA JUNIAWATI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Magister Manajemen Unpad</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii, 77 hlm. Ilus ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekspor &#13;
yang tinggi. Saat ini jenis kopi specialty menjadi pilihan utama dikalangan pecinta &#13;
kopi. Kabupaten Garut merupakan salah satu penghasil kopi specialty. Di &#13;
kabupaten Garut luas areal kebun kopi bertambah setiap tahunnya, namun &#13;
produktifitasnya masih rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi &#13;
adalah dengan menggunakan input produksi secara efisien. &#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa efisiensi teknik usahatani &#13;
kopi arabika di Kabupaten Garut serta menemukan faktor sosial ekonomi yang &#13;
mempengaruhi tingkat efisiensi teknik tersebut. &#13;
&#13;
Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui wawancara &#13;
langsung dengan petani sebanyak 106 orang. Data dianalisa dengan menggunakan &#13;
model Data Envelopment Analysis (DEA) variable return to scale (VRS) dengan &#13;
orientasi input. Input yang digunakan adalah luas areal, pupuk organik, pupuk &#13;
anorganik, jumlah tanaman, dan jumlah tenaga kerja. Sedangkan output yang &#13;
digunakan adalah basil yang berupa biji kopi. &#13;
&#13;
Hasil perhitungan DEA menunjukkan bahwa usahatani kopi dikabupaten &#13;
Garut relatif efisien dengan rata-rata skor efisiensi 90%. Dari 106 responden, &#13;
terdapat 45 orang petani yang memiliki skor efisiensi 100%. Faktor sosial ekonomi &#13;
yang mempengaruhi skor efisiensi dianalisa dengan menggunakan Regresi Tobit, &#13;
dimana Sekolah Lapang dan Bantuan yang mempengaruhi secara signifikan pada &#13;
tingkat kepercayaan 99%, sedangkan variabel pengalaman mempengaruhi skor &#13;
efisiensi secara signifikan pada tingkat kepercayaan 95%.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nia Juniawati</note>
 <subject authority="">
  <topic>Usahatani</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Kopi, DEA, Efisiensi Teknik, Regresi Tobit</topic>
 </subject>
 <classification>330</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>330 Nia e/R.12.5.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">007723</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.12.5.1)</sublocation>
    <shelfLocator>330 Nia e</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10560</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-22 07:56:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>