Detail Cantuman

Image of PENGARUH BURNOUT DAN ROLE CONFLICT TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KOMUNIKASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING DI RUMAH SAKIT MATA CICENDO BANDUNG

 

PENGARUH BURNOUT DAN ROLE CONFLICT TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KOMUNIKASI SEBAGAI VARIABEL MODERATING DI RUMAH SAKIT MATA CICENDO BANDUNG


PENGARUH BURNOUT DAN ROLE CONFLICT TERHADAP KINERJA
PERA WAT DENGAN KOMUNIKASI SEBAGAI VARIABEL
MODERATING DI RUMAH SAKIT MATA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007717362.1068 Rod p/R. 12.108.2Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    362.1068 Rod p/R. 12.108.2
    Penerbit Program Magister Manajemen Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    190 hlm. Ilus : 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    362.1068 Rd p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PENGARUH BURNOUT DAN ROLE CONFLICT TERHADAP KINERJA
    PERA WAT DENGAN KOMUNIKASI SEBAGAI VARIABEL
    MODERATING DI RUMAH SAKIT MATA CICENDO BANDUNG

    Oleh:

    Rodhi Anshari

    ABSTRAK

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah burnout dan role conflict
    berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat dengan komunikasi
    sebagai variabel moderating di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Penelitian
    ini memiliki 4 variabel, yaitu Burnout dan Role Conflict sebagai variabel
    independen, kinerja sebagai variabel dependen dan komunikasi sebagai variabel
    moderating. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif.
    Data diperoleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner pada 81 perawat
    yang ada di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Pengolahan data dilakukan
    dengan menggunakan analisis jalur yang digunakan untuk melihat pengaruh tanpa
    variabel moderating dan analisis regresi moderasi untuk melihat pengaruh dengan
    variabel moderating. Hasil penelitian dengan analisis jalur, menunjukkan bahwa
    burnout dan role conflict secara simultan berpengaruh signifikan dengan total
    pengaruh sebesar 46,0% terhadap kinerja perawat. Secara parsial burnout
    menunjukkan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat, yaitu sebesar
    -4,3% dan role conflict menunjukkan berpengaruh signifikan terhadap kinerja
    perawat, yaitu sebesar 55,2%. Sedangkan hasil penelitian dengan menggunakan
    analisis regresi moderasi, menunjukkan bahwa burnout dan role conflict yang
    dimoderasi oleh komunikasi secara simultan memiliki total pengaruh sebesar
    9,8% terhadap kinerja perawat. Secara parsial burnout yang dimoderasi oleh
    komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat dan role
    conflict yang dimoderasi oleh komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja
    perawat di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi