Detail Cantuman

Image of KONSTRUKSI MEDIA ATAS PEMBERITAAN KEKERASAN  DI TELEVI  (Studi Kasus Mengenai Pemberitaan TV One Pada Perilaku Anarkis  Aksi Demonstrasi Mahasiswa Makassar

 

KONSTRUKSI MEDIA ATAS PEMBERITAAN KEKERASAN DI TELEVI (Studi Kasus Mengenai Pemberitaan TV One Pada Perilaku Anarkis Aksi Demonstrasi Mahasiswa Makassar


KONSTRUKSI MEDIA ATAS PEMBERITAAN KEKERASAN
DI TELEVISI

(Studi Kasus Mengenai Pemberitaan TV One Pad a Perilaku Anarkis

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0100111201400384.53 Ram k /R.21.218.1Perpustakaan Pusat (Ref.218.1)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    384.53 Ram k /R.21.218.1
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;314hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    384.53 Ram k /R.21.218.1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KONSTRUKSI MEDIA ATAS PEMBERITAAN KEKERASAN
    DI TELEVISI

    (Studi Kasus Mengenai Pemberitaan TV One Pad a Perilaku Anarkis
    Aksi Demonstrasi Mahasiswa Makassar Provinsi Sulawesi Selatan)

    Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana media penyiaran televisi TvOne
    ngkonstruksi pemberitaan kekerasan pada perilaku anarkis aksi demonstrasi mahasiswa.
    apan penelitian ini dibagi ke dalam empat bagian, yaitu (1) Bagaimana televisi TvOne
    nyiapkan materi konstruksi pemberitaan kekerasan pada perilaku anarkis mahasiswa
    ssar, (2) Bagaimana bentuk sebaran konstruksi yang dilakukan TV One pada pemberitaan
    kerasan aksi demonstrasi mahasiswa Makassar, (3) Bagaimana pembentukan konstruksi
    litas di televisi TV One pada perilaku anarkis mahasiswa, (4) Bagaimana TV One melakukan
    nfirrnasi atas pemberitaan kekerasan aksi demonstrasi mahasiswa Makassar. Penelitian ini
    nggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Penelitian yang berrnaksud
    k memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi,

    tivasi, tindakan dan pemahaman manusia, secara holistik dan dengan cara deskriptif dalam
    ntuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang alamiah dengan memanfaatkan
    agai metode ilmiah. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam, observasi,
    kumentasi dan studi dokumen.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa televisi bukanlah saluran yang bebas, karena
    dale memberitakan apa adanya seperti yang sering digambarkan. Media massa justru
    engkonstruksi realitas sedemikian rupa sehingga tidak jarang keluar dari konteksnya. Tidak
    engherankan jika setiap hari secara terus-menerus dapat disaksikan bagaimana peristiwa yang
    a diperlakukan secara berbeda oleh media penyiaran seperti televisi. Salah satu pemberitaan
    levisi yang sangat sering muncul adalah persoalan perilaku kekerasan aksi demonstrasi yang
    elibatkan mahasiswa yang bentrok dengan polisi dan masyarakat. Pemberitaan televisi TvOne
    engenai aksi demonstrasi mahasiswa sangat sarat dengan kepentingan media di luar substansi
    rilaku kekerasan itu sendiri. Pemberitaan mengenai aksi anarkis yang melibatkan mahasiswa
    ngan instansi terkait hingga masyarakat misalnya, sangat melebih-Iebihkan dan berbeda
    nyajiannya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi