COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) DALAM MENURUNKAN DERAJAT STRESS (Studi Kasus pada Penyandang Systemic Lupus Erythematosus)
COGNITIVE BEHA VIOR THERAPY (CBT) DALAM MENURUNKAN
DERAJAT STRESS (STUDI KASUS PADA PENYANDANG SYSTEMIC
LUPUS ERYTHEMATOSUS)
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01007685 155.904 2 Afi c/R.19.134.1 Perpustakaan Pusat (REF.19.134.1) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.904 2 Afi c/R.19.134.1Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik x, 162 hlm. ; ill. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.904 2 Afi c/R.19.134.1Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab AFNIDA -
COGNITIVE BEHA VIOR THERAPY (CBT) DALAM MENURUNKAN
DERAJAT STRESS (STUDI KASUS PADA PENYANDANG SYSTEMIC
LUPUS ERYTHEMATOSUS)
SLE adalah penyakit autoimun yang hingga saat ini rnasih belurn diketahui
penyebabnya Gejala SLE ini adalah tubuh rnernproduksi pathogenic antibodi
sistern yang rnengakibatkan peradangan, luka, atau infeksi di jaringan dan sel
pada jantung, paru-paru, ginjal, persendian, dan sistern syaraf. Penelitian Pawlak
menemukan bahwa stress berhubungan dengan flares pada penyandang SLE,
terutama sekali stress dalam kehidupan sehari-hari yang terkait dengan hubungan
sosial dan peran sosial (Pawlak, 2003) dan stress dapat rnenjadi pernicu serta
memperburuk kondisi kesehatan penyandang SLE (Navarette, 2010). CBT adalah
terapi psikologis yang mengkombinasikan teknik kognitif-perilaku, agar terjadi
perubahan yang adaptif pada aspek perilaku, afektif, dan kognitif klien (Beck,
1995). Beberapa penelitian menemukan bahwa CBT marnpu mengurangi
perceived stress penyandang SLE (Goodman, 2005), serta terdapat perubahan
yang signifikan pada perception of stress dan tingkat kerentanan terhadap stress
pada pasien di therapy group dibandingkan pasien-pasien di control group yang
tidak menerima treatment CBT (Navarette, 2010). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui penerapan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalarn menurunkan
derajat stress pada penyandang Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Rancangan
dalam penelitian ini adalah case-study, dengan rnelibatkan dua responden yang
diperoleh melalui teknik· purposive sampling. Data diperoleh dengan
menggunakan metode wawancara, observasi, dan kuesioner (Derajat Stress). CBT
. diberikan sebanyak 7 sesi. Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa sesi CBT yang
paling berrnanfaat bagi kedua responden adalah 1) Sesi modifikasi negative
automatic thoughts yang rnernbantu terjadinya cognitive reappraisal-dan 2) Sesi
problem solving yang membantu responden dalam rnelakukan problem-focused
coping. Dengan demikian CBT dapat menurunkan derajat stress responden, yang
ditandai dengan menurunnya skor derajat stress dan terjadinya perubahan perilaku
adapt if responden terhadap stressor.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






