Detail Cantuman

Image of PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN PELATIHAN MENGIDENTIFIKASI MASALAH BULLYING PADA BULLYING VICTIM REMAJA USIA 12-14 TAHUN

 

PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN PELATIHAN MENGIDENTIFIKASI MASALAH BULLYING PADA BULLYING VICTIM REMAJA USIA 12-14 TAHUN


IZZA IMANIA. Penyusunan Dan Pelaksanaan Pelatihan Mengidentifikasi
Masalah Bullying Pada Bullying Victim Remaja Usia 12-14 Tahun

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007611155.4 izz p/R.19.49Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    155.4 izz p/R.19.49
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 156 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    155.4 izz p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • IZZA IMANIA. Penyusunan Dan Pelaksanaan Pelatihan Mengidentifikasi
    Masalah Bullying Pada Bullying Victim Remaja Usia 12-14 Tahun

    Pembimbing : Prof. Dr. Juke R Siregar, M.Pd. & Laila Qodariah, S.Psi. M.Psi.

    Hasil studi awal menunjukan bahwa target bullying seringkali luput
    rnengidentifikasi masalah bullying dengan jelas sehingga tidak melapor pada orangtua
    karena takut masalah semakin memburuk. Berdasarkan kondisi tersebut dilakukan
    peneIitian untuk mendapatkan rancangan pelatihan membentuk pengetahuan aplikatif
    mengidentifikasi masalah bullying yang sudah diujicobakan pada bullying victim remaja
    usia 12-14 tahun. Subjek penelitian ini terjaring berdasarkan alat ukur Olweus
    Bullying/Victim Questionaire dan wawancara.

    Penelitian ini terdiri dari dua tahapan studi yaitu Studi I perancangan panduan
    pelatihan dan Studi II uji coba rancangan panduan pelatihan. Studi I dilakukan dengan
    menggunakan pendekatan Instructional design (Morrison, Ross, & Kemp, 2004) dan
    teori mengidentifikasi masalah (Brim,1962; World Health Organization 2005). Metode
    penyampaian pelatihan yang digunakan adalah experiential learning (Beard & Wilson,
    2006). Studi II dilakukan dengan menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest
    design. Data utama diperoleh dengan menggunakan alat ukur Mengidentifikasi Masalah
    Bullying dan data observasi peserta sebagai data penunjang. Hasil Studi I menunjukan
    bahwa rancangan pelatihan yang dibuat sesuai untuk membentuk pengetahuan aplikatif
    mengidentifikasi masalah bullying pada bullying victim. Hasil Studi IJ, dengan uji
    signifikasi Wilcoxon Related I-test didapatkan z-score -2.023 dan Psvalue 0.021 (o =
    0.05) yang menunjukan bahwa uji coba rancangan pelatihan dapat membentuk
    pengetahuan aplikatif mengidentifikasi masalah bullying pada bullying victim.
    Didapatkan tiga tipe subjek berdasarkan karakteristiknya yaitu Tipe Sulit (pasif, takut,
    dan mencapai 1 langkah identifikasi masalah), Tipe Sedang (cukup aktif, takut, dan
    mencapai 2 langkah identifikasi masalah), dan Tipe Mampu (aktif, ada ketakutan, dan
    mencapai 3 langkah identifikasi masalah). Rancangan pelatihan sebaiknya disesuaikan
    kembali dengan ketiga tipe subjek tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi