Detail Cantuman

Image of EFEKTIVITAS EDUCATIONAL INTERVENTION UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK YANG MEMILIKI ORANG TUA MENDERITA SKIZOFRENIA PARANOID

 

EFEKTIVITAS EDUCATIONAL INTERVENTION UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK YANG MEMILIKI ORANG TUA MENDERITA SKIZOFRENIA PARANOID


Judul: EFEKTIVITAS EDUCATIONAL INTERVENTION UNTUK
MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK YANG
MEMILIKI ORAt"JG TUA MENDERITA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007597158.3 Mus e/R.19.149Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    158.3 Mus e/R.19.149
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    198 HLM,; 29 CM.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    158.3 Mus e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Judul: EFEKTIVITAS EDUCATIONAL INTERVENTION UNTUK
    MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK YANG
    MEMILIKI ORAt"JG TUA MENDERITA SKIZOFRENIA PARANOID.
    Muslimah A. Salam. 190420120006. Dr. Elmira N. Sumintardja: Aulia
    Iskandarsyah Ph. D. Program Magister Profesi Psikologi Universitas
    Padjadjaran.2016

    Skizofrenia tidak hanya menimbulkan penderitaan bagi individu penderitanya, tetapi juga
    memberikan dampak terhadap keluarganya, Beberapa penelitian menemukan bahwa
    rnemiliki orang tua menderita skizofrenia memberikan dampak kecemasan pacta anak.
    Kecemasan ini dapat diturunkan melalui pemberian intervensi, salah satunya, yaitu
    Educational Intervention. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas
    Educational Intervention untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang memiliki
    orang tua menderita skizofrenia paranoid. Educational intervention merupakan intervensi
    yang menyediakan informasi mengenai diagnosis, etiologi, simtom-simtom, proses
    perjalanan penyakit, dan penanganan. Rancangan dalam penelitian ini adalah
    eksperimentaI semu, dengan meIibatkan dua partisipan penelitian yang diperoleh meIalui
    teknik purpossive sampling. Educational Intervention diberikan sebanyak empat sesi.
    Pengukuran diIakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum dan sesudah intervensi diberikan,
    serta diIakukan evaluasi harian setiap sesi selesai diberikan. Data diperoleh dengan
    menggunakan Knowledge of Schizophrenia (KOS), State-Trait Anxiety Inventory (ST AI),
    evaluasi harian, wawancara, dan observasi. Data dianaIisa dengan menggunakan teknik
    statistik deskriptif dan anaIisa deskriptif HasiI peneIitian menunjukkan bahwa pada
    pengukuran awaI untuk pengetahuan skizofrenia, partisipan satu memiIiki skor sebesar
    44.44%, sedangkan pada pengukuran akhir terjadi peningkatan sebanyak 27.78% menjadi
    72.22%. HasiI pengukuran awal untuk State Anxiety, partisipan satu memiliki skor
    sebesar 62, sedangkan pada pengukuran akhir terjadi penurunan sebanyak 23 poin

    _ menjadi 39. Sedangkan untuk Trait Anxiety, partisipan satu memiliki skor sebesar 61,
    pada pengukuran akhir terjadi penurunan sebanyak 18 poin menjadi 43. HasiI pengukuran
    awal untuk pengetahuan skizofrenia, partisipan dua memiIiki skor sebesar 38.89%,
    sedangkan pada pengukuran akhir tetjadi peningkatan sebanyak 44.44% menjadi 83.33%.
    Hasil pengukuran awal untuk State Anxiety, partisipan dua memiliki skor sebesar 65,
    sedangkan pada pengukuran akhir terjadi penurunan sebanyak 35 po in menjadi 30.
    Sedangkan untuk Trait Anxiety, partisipan dua memiIiki skor sebesar 52, pada
    pengukuran akhir terjadi penurunan sebanyak 16 poin menjadi 36. HasiI tersebut
    menunjukkan bahwa Educational Intervention efektif untuk menurunkan tingkat
    kecemasan pada anak yang memiliki orang tua menderita skizofrenia paranoid. Pada
    kasus ini sesi yang paling bermanfaat dan membantu partisipan adalah sesi 1 (definisi dan
    penyebab skizofrenia), sesi 2 (gejala skizofrenia), dan sesi 3 (treatmen skizofrenia).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi