<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10416">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH WAKTU INSEMINASI TERHADAP JENIS KELAMIN ANAK YANG LAHIR PADA DOMBA LOKAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdurrahman Akbar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>magister peternakan Unpad</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii, 72 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH W AKTU INSEMINASI TERHADAP JENIS KELAMIN &#13;
ANAKYANGLAmmPADA DOMBA LOKAL &#13;
&#13;
ABDURRAHMAN AKBAR &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian ini dilakukan untuk rnengetahui pengaruh waktu Inseminasi Buatan &#13;
(IB) terhadap jenis kelamin anak yang dilahirkan pada Domba Lokal di Breeding &#13;
Station Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat. &#13;
Penelitian ini berlangsung selama 6 bulan yakni dari Tanggal 22 Juli 2014 sampai &#13;
dengan 28 Desember 2014. Seluruh Domba Lokal betina di sinkronisasi &#13;
menggunakan implan progesteron intravagina selama 14 hari. Selanjutnya &#13;
pengamatan berahi dilakukan selama 48 jam dengan interval 6 jam setelah spons &#13;
dicabut. Jumlah Domba Lokal betina yang diamati dibagi atas 2 kelompok &#13;
berdasarkan waktu inseminasi. 'kelompok pertama di inseminasi pada waktu &#13;
permulaan estrus dan kelompok ke dua di inseminasi pada waktu 12 jam setelah &#13;
permulaan estrus. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji chi­ &#13;
kuadrat et) untuk dua sampel independent, data yang didapatkan berbentuk &#13;
nominal dan sampeJnya besar. Tingkat pengaruh antar Treatment (t) &#13;
dibandingkan i tabel (0,05). Hasil penelitian menunjukan (x\itung) sebesar &#13;
&#13;
6,285 dan di uji i tabel (0,05) dengan db 1 menyatakan (x2 hitung &gt; X2 tabel) &#13;
ekuivalen (6,285 &gt; 3,841), dua sampel independent didapat tolak (HO), bahwa &#13;
inseminasi berdasarkan waktu berpengaruh terhadap jenis kelamin anak Domba &#13;
LokaI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domba betina yang di inseminasi &#13;
pada saat terlihat tanda berahi melahirkan 20 % anak jantan dan 40 % anak &#13;
betina, sedangkan domba betina yang di inseminasi 12 jam setelah terlihat tanda &#13;
berahi melahirkan 60 % anakjantan dan 10 % anak betina.</note>
 <note type="statement of responsibility">Abdurrahman Akbar</note>
 <subject authority="">
  <topic>Sinkronisasi Estrus, Perrnulaan Estrus, Waktu Inse</topic>
 </subject>
 <classification>636 Abd p/R.20.01</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>636 Abd p/R.20.01</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007441</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>636 Abd p/R.20.01</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10416</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 15:23:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>