<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10348">
 <titleInfo>
  <title>JARINGAN ADVOKASI TRANSNASIONAL DALAM PENYELAMATAN SUNGAI CITARUM JAWA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PrillaMarsingga</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;148 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai Citarum telah menjadi perhatian intemasional karena masalah pencemaran &#13;
yang sangat berat. Sungai Citarum pun kemudian tak luput dinobatkan sebagai sungai &#13;
terkotor di dunia. Pencemaran Sungai Citarum berada pada tataran isu keamanan &#13;
lingkungan. Tingkat pencemaran sungai yang sudah pada level kritis telah &#13;
mengancam keberadaan manusia. Kasus tersebut kemudian mengundang respon dari &#13;
banyak pihak yaitu aktor lokal dan intemasional. Kumpulan aktor ini saling &#13;
bekerjasama dan membentuk sebuah jaringan yang disebut sebagai Transnational &#13;
Advocacy Networks. Guna memperkuat dukungan, mereka bergerak dalam &#13;
mekanisme TAN sebagai usaha persuasi dan sosialisasi. Mereka melakukan empat &#13;
strategi yaitu: information politics, symbolic politics, leverage politics, dan &#13;
accountability politics. Strategi dan kinerja yang dilakukan TAN ini kemudian &#13;
menciptakan Boomerang Pattern yang semakin menambah tekanan dan perhatian &#13;
dari dunia intemasional terhadap Indonesia yang notabene memiliki Sungai Citarum. &#13;
Sistematika yang dikerjakan oleh TAN ini, kemudian diharapkan menghasilkan &#13;
hubungan timbal balik melalui indikator keberhasilan TAN dalam melakukan &#13;
penyelamatan Sungai Citarum. Indikator-indikator tersebut dilihat dari seberapa besar &#13;
TAN dapat memberikan pengaruhnya melalui lima hal, yaitu: (1) Pembuatan agenda &#13;
dan isu; (2) Mempengaruhi po si si negara dan organisasi intemasional; (3) &#13;
Mempengaruhi prosedur perubahan; (4) Mempengaruhi perubahan kebijakan aktor &#13;
target; (5) Mempengaruhi perilaku negara. Sehingga, diantara kelima pengaruh TAN &#13;
tersebut, pengelolaan terhadap pencemaran sungai Citarum akan lebih akurat, cepat, &#13;
efektif, dan efesien seperti yang diharapkan banyak pihak. Penelitian yang digunakan &#13;
dalam tulisan ini adalah metode penelitian sosial kualitatif. Transnational Advocacy &#13;
Network dalam penyelamatan Sungai Citarum ini dilakukan oleh banyak aktor dari &#13;
berbagai kalangan seperti NGO lokal, NGO Intemasional, Media, Akademisi dan &#13;
Ahli serta Lembaga Penelitian Independen dalam dan luar negeri. Strategi-strategi &#13;
yang dilakukan, kemudian menghasilkan beberapa pengaruh yaitu: dalam &#13;
mempengaruhi pembuatan agenda dan isu, TAN mampu membuat isu naik ke tataran &#13;
yang lebih tinggi; dalam mempengaruhi posisi negara dan organisasi intemasional, &#13;
TAN terlibat secara tidak langsung terhadap ratifikasi Konvensi Stockholm melalui &#13;
organisasi induk Greenpeace Intemasional; dalam mempengaruhi perubahan prosedur &#13;
dan kebijakan aktor target, TAN berhasil mempengaruhi pemerintah untuk &#13;
memperbaharui prosedur yang telah ada; dalam mempengaruhi perilaku negara, TAN &#13;
berhasil memotivasi Pemerintah agar program yang ada tidak hanya sekedar program &#13;
tapi berupa aksi nyata &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">PrillaMarsingga</note>
 <subject authority="">
  <topic>keamanan lingkungan, Jaringan Advokasi Transnasion</topic>
 </subject>
 <classification>327</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 Pri j/R.17.100</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">010030007544</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>327 Pri j/R.17.100</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10348</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-04 09:27:13</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>