<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10315">
 <titleInfo>
  <title>KESESUAIAN ANTARA HASIL PEMERIKSAAN GRAM DAN KULTUR APUS HIDUNG PADA PASIEN RINOSINUSITIS KRONIK DI POLIKLINIK THT-KL RS HASAN SADIKIN BANDUNG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Syah Mirza Sabirin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>magister kedokteran spesialis</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxi,; 107 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendabuluan: Rinosinusitis kronik (RSK) merupakan inflamasi pada mukosa &#13;
hidung dan sinus paranasaI seIama Iebih dari 12 minggu dan sampai saat ini masih &#13;
menjadi masaIah kesehatan baik: di negara maju maupun negara berkembang, &#13;
Rinosinusitis kronik bersifat multifaktoriaI dengan faktor risiko dapat berupa &#13;
kerusakan sistem mukosiIier dan edema mukosa akibat infeksi bakteri dan/atau &#13;
alergi, faktor Iokal hidung, imunokompromi, genetik dan lain-lain. Pemberian &#13;
antibiotik yang ideal adalah sesuai hasil uji sensitivitas dan resistensi bakteri dari &#13;
kultur, namun pemeriksaan ini memerlukan waktu yang lama dan biaya tinggi, &#13;
Oleh karena itu pemeriksaan gram dapat dilakukan untuk menentukan jenis &#13;
kuman apakah gram positif atau negatif secara cepat, praktis dan murah. Sehingga &#13;
pemeriksaan ini dapat dikerjakan di pusat pelayanan kesehatan tingkat pertama, &#13;
Tujuan: Menganalisis kesesuaian antara basil pemeriksaan gram dan kultur apus &#13;
hidung pasien RSK di Poliklinik THT-KL RSHS Bandung, &#13;
&#13;
Metode: Penelitian uji diagnostik dengan rancangan potong lintang. Penelitian &#13;
melibatkan 41 pasien RSK sesuai kriteria inklusi yang dilakukan anamnesis, &#13;
pemeriksaan nasoendoskopi, pemeriksaan gram dan kultur. Hasil pemeriksan &#13;
gram kemudian dibandingkan dengan pemeriksaan kultur, &#13;
&#13;
Basil: Terdapat hubungan antara pemeriksaan gram dan kultur berdasarkan uji &#13;
Chi kuadrat (p &lt; 0,001). Sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan gram terhadap &#13;
kultur sebesar 92,3% dan 50%. Sementara nilai duga positif (NDP) dan nilai duga &#13;
negatif (NDN) sebesar 97,2% dan 25%. &#13;
&#13;
Kesimpulan: Terdapat kesesuaian antara hasil pemeriksaan gram dan kultur, &#13;
Pemeriksaan gram dapat digunakan sebagai alat diagnostik untuk mendeteksi &#13;
bakteri dari apus hidung pasien RSK secara akurat sebagai panduan awal terapi &#13;
antibiotik rasionaL &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Syah Mirza Sabirin</note>
 <subject authority="">
  <topic>pemeriksaan gram, kultur, rinosinusitis kronik</topic>
 </subject>
 <classification>610</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610 Muh k/R.13.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">'010030007516</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>610 Muh k/R.13.2</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>10315</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:42:29</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-01 14:59:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>