Detail Cantuman

Image of PEMETAAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI KOTA BANDUNG DENGAN METODE POISSON KRIGING

 

PEMETAAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI KOTA BANDUNG DENGAN METODE POISSON KRIGING


Pemetaan Incidence Rate (IR) suatu penyakit dapat disajikan secara
geografis. Pendekatan dengan model Poisson Kriging yang lebih tepat

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    010030007312519.5 Ret p/R.14.81Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Ret p/R.14.81
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 61 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    2016
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    Tesis
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pemetaan Incidence Rate (IR) suatu penyakit dapat disajikan secara
    geografis. Pendekatan dengan model Poisson Kriging yang lebih tepat
    karena mempertimbangkan faktor lingkungan. Sebagai salah satu
    aplikasinya, metode tersebut digunakan untuk menentukan tingkat risiko
    setiap kelurahan, sebagai sebagai unit pengamatannya, dengan
    mempertimbangkan kejadian penyakit Demam Berdarah (DBD) di wilayah­
    wilayah sekitarnya.

    Analisis atas data penyakit DBD Kota Bandung tahun 2014
    memberikan hasil bahwa 26.49% kelurahan memiliki risiko berjangkit DBD
    rendah, 29.14% berisiko sedang, dan 44.37% berisiko tinggi. Statistik ini
    mengindikasikan bahwa Kota Bandung berada dalam waspada penyakit
    DBD. Untuk analisis lebih lanjut, cakupan wilayah lebih kecil, misalnya
    Rukun Warga atau Rukun Tetangga dapat dipertimbangkan untuk lebih
    memudahkan penanggulangan dan pencegahan penyakit DBD yang timbul.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi