IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DI KECAMATAN CIREUNGHAS KABUPATEN SUKABUMI
Penelitian ini dilator belakangi dari permasalahan implementasi kebijakan
Alokasi Dana Desa (ADD) dalam memberdayakan masyarakat di Kecamatan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001140700321 320 Mur i/R.17.64 Perpustakaan Pusat (REF.17.64) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 320 Mur i/R.17.64Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2014 Deskripsi Fisik xi,; 112 ,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 320 Mur iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ALI MURTADO -
Penelitian ini dilator belakangi dari permasalahan implementasi kebijakan
Alokasi Dana Desa (ADD) dalam memberdayakan masyarakat di Kecamatan
Cireunghas Kabupaten Sukabumi yang hanya terkonsentrasi pada sektor
pembangunan sarana kantor dan operasioanal desa dibanding pemberdayaan
pendidikan, kesehatan, ekonomi, fisik dan kemasyarakatan.
Tujuan Penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan mengetahui faktor apa
saja yang mempengaruhi implementasi kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD)
dalam memberdayakan masyarakat di Kecamatan Cireunghas Kabupaten
Sukabumi.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif, adapun teknik pengumpulan data dilakukan adalah wawancara,
observasi atau pengamatan dan telaah dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (l) Hasil penelitian mengenai
mudah atau tidaknya masalah yang akan digarap menemukan pelaksanaan
pemberdayaan yang tidak memberikan sasaran dan ukuran kinerja Alokasi Dana
Desa (ADD) yang jelas dalam suatu pelaksanaannya, selain itu terdapat
ketidaksesuaian pada pemerataan jumlah Alokasi Dana Desa (ADD) yang
mencermINkan ketidakadilan; (2) pada Kemampuan kebijakan menstruktur proses
implementasi secara tepat dapat ditemukan bahwa badan pelaksana dan
masyarakat tidak memiliki komunikasi yang efektif, maksudnya adalah
komunikasi dari bagaimana kebijakan tersebut dilakasanakan dari aktor atas
sampai pada aktor paling bawah. Temuan lain menunjukan perencanaan yang
disusun tidak jarang yang tidak sesuai baik itu ketidaksesuaian dengan program,
lokasi dan waktu program pemberdayaan masyarakat tersebut dilaksanakan.
Temuan ini mendeskripsikan bahwa badan pelaksanaan dan masyarakat dalam
Kebijakan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam memberdayakan masyarakat di
Kecamatan Cireunghas kurang memiliki kemampuan untuk menstrukturisasi
proses implementasi secara tepat (3) pada variable-variabel diluar undang-undang
apa yang mempengaruhi implementasi ditemukan pada kondisi sosial, ekonomi
dan teknologi yang kurang dimanfaatkan dalam melakukan pemberdayaan.
Selanjutnya komitmen yang terdapat dalam melaksanakan pemberdayaan dirasa
kurang maksimal dimana partisipasi dari badan pelaksana dan masyarakat tidak
dapat memberikan implikasi yang besar dalam pelaksanaan pemberdayaan.
komitmen ini dapat dilihat pada input, proses dan output yang tidak sesuai dengan
tujuan pemberdayaan sebagaimana yang telah direncanakan oleh pemerintah desa. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






