Detail Cantuman

Image of PENGARUH METODE TELENURSING DALAM KONTROL CAIRAN PASIEN HEMODIALISA TERHADAP INTER DYALITIC WEIGHT GAIN (IDWG) DI UNIT HEMODIALISA RS. MUHAMMADIYAH BANDUNG

 

PENGARUH METODE TELENURSING DALAM KONTROL CAIRAN PASIEN HEMODIALISA TERHADAP INTER DYALITIC WEIGHT GAIN (IDWG) DI UNIT HEMODIALISA RS. MUHAMMADIYAH BANDUNG


Masih tingginya angka ketidakpatuhan terhadap pembatasan intake cairan
pada pasien PGK yang menjalani hemodilisa menyebabkan risiko ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700126610.73 Ama p/R.22.42Perpustakaan Pusat (REF.42)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ama p/R.22.42
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    71 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ama p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masih tingginya angka ketidakpatuhan terhadap pembatasan intake cairan
    pada pasien PGK yang menjalani hemodilisa menyebabkan risiko komplikasi
    serta angka kematian akibat kelebihan cairan semakin meningkat. Tingkat ketidak
    patuhan pasien terhadap pembatasan cairan dapat dinilai melalui kenaikan berat
    badan diantara waktu hemodialisa atau Inter Dialytic Weight Gain (IDWG). Salah
    satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan pasien adalah dengan edukasi serta
    monitoring yang berkesinambungan. Monitoring kepatuhan dapat dilakukan
    dengan menggunakan media komunikasi. Telenursing yaitu pemberian asuhan
    keperawatan jarak jauh dengan menggunakan media komunikasi elektronik dapat
    dijadikan suatu sarana bagi perawat untuk melakukan monitoring. Tujuan
    penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh metode Telenursing
    terhadap nilai IDWG pasien.

    Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan
    Pre-Post Test with control group design. Perubahan IDWG setiap waktu
    Hemodialisa selama periode penelitian dilakukan dengan uji Repeated Anova. Uji
    T Berpasangan dilakukan untuk melihat adanya perbandingan nilai IDWG pre dan
    post serta untuk melihat perbandingan nilai kepatuhan pre dan post pada kedua
    kelompok. Uji T Tidak Berpasangan dilakukan untuk melihat pengaruh
    telenursing terhadap IDWG serta melihat pengaruh telenursing terhadap
    kepatuhan. Uji korelasi Spearman Rho dilakukan untuk melihat adanya hubungan
    antara kepatuhan dengan nilai IDWG.

    Hasil penelitian mengenai perubahan IDWG pada kelompok intervensi
    signifikan dengan nilai p 0,004 serta terdapatnya perbedaan IDWG pre dan post
    yang signifikan dengan nilai p 0,001. Perubahan IDWG pada kelompok kontrol
    tidak signinikan dengan nilai p 0,374 dan tidak adanya perbedaan IDWG pre dan
    post dengan nilai p 0,846. Pengaruh telenursing terhadap IDWG adalah signifikan
    dengan nilai p 0,002. Begitupun dengan pengaruh telenursing terhadap tingkat
    kepatuhan adalah signifikan dengan nilai p 0,005. Sementara itu hubungan antara
    tingkat kepatuhan dengan IDWG tidak signifikan dengan nilai p 0,320.

    Rekomendasi untuk perawat agar mengaplikasikan telenursing dalam
    kontrol cairan pasien Hemodialisa dan peneliti selanjutnya agar meneliti
    telenursing dalam lingkup yang lebih luas serta faktor-faktor yang mempengaruhi
    peningkatan IDWG.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi