PERANCANGAN DAN UJI COBA PELATIHAN PENINGKATAN SUSTAINED ATTENTION MELALUI PERMAINAN PEMBURU NYAMUK : Studi Mengenai Perancangan dan Uji Coba Pelatihan Peningkatan Sustained Attention melalui Permainan ?Pemburu Nyamuk? pada Anak Usia 8-9 Tahun (kelas 3 SD) yang Mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian (GPP)
VIDYA ANINDHITA : Studi Mengenai Perancangan dan Uji Coba
Pelatihan Peningkatan Sustained Attention melalui Permainan "Pemburu
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0100150700058 155.4 ani p/R.19.34 Perpustakaan Pusat (REF.19.34) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 155.4 ani p/R.19.34Penerbit Magister Psikologi : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xv,186 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 155.4 ani pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Vidya Anindhita -
VIDYA ANINDHITA : Studi Mengenai Perancangan dan Uji Coba
Pelatihan Peningkatan Sustained Attention melalui Permainan "Pemburu
Nyamuk" pada anak usia 8-9 Tahun (kelas 3 SD) yang Mengalami Gangguan
Pemusatan Perhatian (GPP)
Pembimbing: Prof. Dr. Juke R. Siregar, M.Pd & Dra. Rintana Dewi, M.Si
Gangguan pemusatan perhatian (GPP) pada anak sekolah mulai menjadi
perhatian banyak pihak, mengingat jumlah kasusnya semakin meningkat setiap
tahunnya. GPP dengan symptom utama inatensi semakin dirasakan ketika anak
memasuki kelas 3 SD. Tuntutan belajar semakin tinggi sehingga anak hams
mampu berkonsentrasi dalam rentang waktu yang panjang. Sangat sulit bagi
mereka untuk mengarahkan perhatian dan mempertahankannya saat
mendengarkan penjelasan guru atau pun saat mengerjakan tugas secara mandiri
sampai dengan selesai dan sesuai instruksi. Kurang mampunya anak dalam
mempertahankan atensi membuat penyelesaian tugas menjadi lambat, melebihi
waktu yang ditetapkan dan tidak sesuai instruksi.
Pelatihan peningkatan sustained attentionmelalui permainan Pemburu
Nyamuk ini disusun secara sistematis dengan menggunakan metode psikoedukasi
dan memiliki prinsip repetisi dalam pelaksanaannya. Anak dilatih untuk
meningkatkan sustained attention dengan menggunakan permainan yang
menyajikan stimulus v;Ual (bentuk nyamuk) dan auditif (suara nyamuk). Tugas
anak adalah menek~~acebar/pada kondisi nyamuk berhenti di tangan (bagian
visual) dan suara nyamuk ber{e~ti terdengar (bagian auditif). Persoalan disajikan
berulang dalam durasi waktu tertentu. Umpan balik diberikan setelah anak
menyelesaikan tugas agar menumbuhkan self awareness yang akan
mendorongnya untuk mengubah perilaku yang kurang efektif menjadi efektif.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan
menggunakan Single Subject Reaserach: A-B-A-B design. Subjek dalam
penelitian ini adalah satu orang anak laki-Iaki yang mengalami GPP, berusia 8
tahun 8 bulan dan berada di kelas 3 SD. Pengaruh dari pemberian perlakuan
dilihat dengan membandingkan durasi atensi anak saat belajar di kelas ketika
tidak diberikan pelatihan dan saat diberikan pelatihan melalui metode observasi.
Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan membaca hasil
pengukuran di setiap fase yang ditampilkan dalam bentuk grafik. Hasil uji coba
menunjukan adanya peningkatan rata-rata durasi atensi anak sebesar 7.10 detik
atau sebesar 12.89 % saat mendapatkan pelatihan bila dibandingkan pada saat
anak tidak mendapatkan pelatihan. Dengan kata lain, pelatihan sustained attention
melalui Permainan Pemburu Nyamuk yang telah dirancang dapat meningkatkan
kemampuan sustained attention pada usia 8-9 tahun yang mengalami GPP. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






