Detail Cantuman

Image of STRATEGI ADAPTASI NELAYAN TERHADAP PERUBAHAN EKOLOGIS DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT (Studi Kasus : Nelayan di Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang Kalimantan Timur)

 

STRATEGI ADAPTASI NELAYAN TERHADAP PERUBAHAN EKOLOGIS DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT (Studi Kasus : Nelayan di Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang Kalimantan Timur)


STRATEGIADAPTASINELAYANTERHADAPPERUBAHAN
·EKOLOGIS DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT

(Studi Kasus : Nelayan di Kelurahan Bontang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150700010333.7 Asi sPerpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    333.7 Asi s/R.25.32
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    137 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    333.7 Asi s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • STRATEGIADAPTASINELAYANTERHADAPPERUBAHAN
    ·EKOLOGIS DI WILAYAH PESISIR DAN LAUT

    (Studi Kasus : Nelayan di Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang
    Utara, Kota Bontang Kalimantan Timur)

    ABSTRAK

    Kerusakan ekosistem yang mengakibatkan perubahan ekologis di suatu
    wilayah pesisir dan laut, memiliki implikasi secara langsung terhadap masyarakat
    di wilayah tersebut. Respon merupakan awal dari sebuah strategi adaptasi oleh
    masyarakat yang dihasilkan melalui pemahaman terhadap dampak dari perubahan
    ekologis yang terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana
    strategi adaptasi nelayan terhadap perubahan ekologis di wilayah pesisir dan laut
    di Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang,
    Kalimantan Timur dengan menggunakan pendekatan jaringan sosial sebagai
    pilihan dari strategi adaptasi. Penelitian ini menggunakan metode
    campuran antara kualitatif sebagai metode primer dan kuantitatif
    sebagai pendukung. Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh infonnasi
    mengenai jaringan sosial masyarakat nelayan dan kondisi biofisik lingkungan.
    Metode kuantitatif digunakan untuk memperoleh informasi pada aspek sosial
    budaya dan pada aspek sosial ekonomi dengan populasi masyarakat nelayan
    Bontang Kuala dengan ukuran sampel yang diambil sebanyak 90 kepala
    keluarga. Analisis dalam penggabungan kedua metode menggunakan analisis
    deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi
    adaptasi, namun jaringan sosial merupakan satu-satunya strategi adaptasi yang
    paling efektif bagi rumah tangga nelayan Bontang Kuala dikarenakan oIeh
    kondisi hubungan/interaksi di lingkungan nelayan Bontang Kuala masih
    cukup kental. Memiliki kekerabatan, kerjasama dan rasa saling percaya bisa
    dijadikan dasar untuk melakukan jaringan sosial dalam lingkungan nelayan
    Bontang Kuala ini. Selain itu, masih relatif berkembangnya ikatan emosional
    di masyarakat nelayan Bontang Kuala berdasarkan prinsip nilai-nilai
    kekerabatan, pertemanan dan ketetanggan yang memberikan peluang dalam
    pembentukan dan pemanfaatan fungsi jaringan sosial. Bentuk jaringan sosial yang
    ada di lingkungan masyarakat nelayan Bontang Kuala yakni jaringan horizontal
    kekerabatan/saudara (Bonding), jaringan horizontal campuran pertemanan/sahabat
    dan tetangga (Bridging) dan jaringan vertikal hubungan antara patron dan klien
    (Linking). Pemanfaatan kedua bentuk jaringan sosiaI tersebut (horizontal dan
    vertikal) dipilih sebagai strategi adaptasi akibat perubahan ekologis di wilayah
    pesisir dan laut Bontang Kuala untuk mensiasati kesulitan hidup keluarga atau
    tekanan ekonomi sehingga bisa mempertahankan kelangsungan hidup nelayan
    Bontang Kuala.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi